<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325</id><updated>2011-12-23T10:54:35.609+07:00</updated><category term='Humor'/><category term='Tips'/><category term='Film'/><category term='Buku'/><category term='Renungan'/><category term='Musik'/><category term='Wisata Kuliner'/><category term='Sosial-Politik'/><category term='Jalan-jalan'/><category term='Sehari-hari'/><title type='text'>Jurnal Orang Susah</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>38</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-2528702744200063224</id><published>2011-01-19T08:44:00.015+07:00</published><updated>2011-01-19T14:59:16.630+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Kuliner'/><title type='text'>Bebek &amp; Ayam Panggang Mr. Tarwood</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TTZOAygdQKI/AAAAAAAAAcQ/0Ql0QRDLtt8/s1600/CIMG7626.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TTZOAygdQKI/AAAAAAAAAcQ/0Ql0QRDLtt8/s320/CIMG7626.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563720165127700642" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:black"&gt;Memang luar biasa rasanya kalau kita lagi jalan-jalan dan nggak sengaja nemu warung makan yang asyik punya. Ini saya alami Jumat lalu (14/1) di Bekasi. Ceritanya, Jumat pagi itu saya pergi ke Jakarta untuk rapat SPO (baca: jalan-jalan). Seperti biasa, rombongan kami mampir di Rest Area km 42 untuk sarapan. Biasanya kami makan di ... ehm, saya lupa nama warungnya. Orang kantor saya yang sering rapat ke Jakarta pasti tahu. Yang jelas ada di seberang toilet, jalur bus dan truk lewat di bagian belakang Rest Area itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:black"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:black"&gt;Setelah beberapa bulan tidak mampir di situ, ternyata tempatnya sudah agak berubah. Lebih luas dan lebih bersih, walaupun masih dikasih 'bonus' debu kendaraan-kendaraan besar yang lewat. Saya dan Mahdi, editor DAR! yang ngaku-ngaku mirip Justin Bieber obesitas, memilih nyobain CFC yang notabene gerai baru di situ. Saya beli nasi ayam pepper dan dia pesan nasi goreng (ya'elah, ke CFC kok menunya nggak banget!). Untung nasi ayam saya rasanya nggak parah-parah amat. Masih mendingan deh ketimbang nasi gorengnya Mahdi, yang dimakan sambil pasang ekspresi sakit hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Seperti biasa pula, pesanan saya selalu datang duluan. Mas Barhen yang pesan lotek di warung sebelah terpaksa menunggu agak lama, karena si pelayan lupa pesanannya. Kami memanggil si pelayan katro itu untuk menanyakan pesanan lotek dan pisang goreng (nah, yang terakhir ini menu cuci mulut saya). Si pelayan pun kembali ke dapur dan, berani sumpah, sepertinya saya mendengar dia bertanya ke ibu-ibu di dapur, "Emangnya kita jualan lotek?"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Waktu lotek pesanan Mas Barhen diantar, ternyata sayurnya terasa hangat, alias baru saja direbus. Gerombolan tukang makan seperti kami mudah marah-marah kalau urusan makan aja nggak beres. Saya juga terpaksa &lt;i&gt;ngingetin &lt;/i&gt;si pelayan yang lupa sama pisang goreng pesanan saya. Ternyata, dia harus ambil/beli dulu pisang goreng saya entah di mana, yang jelas bukan di warungnya sendiri. Walhasil, ketika melanjutkan perjalanan ke Jakarta, di mobil kami sibuk mencaci-maki si pelayan. Setelah capek mencaci-maki, sisa perjalanan kami isi dengan tidur...hehehe.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Singkat cerita, setelah menyelesaikan agenda kami di Jakarta, kami menuju Bekasi dengan tujuan menengok Mizan Book Corner (MBC) di sana. Keluar dari pintu tol Bekasi Timur, menyusuri Jl. A. Yani yang lebar, kami tak sengaja menemukan Jl. H. Juanda, jalan tujuan kami. Sebenarnya kami juga sambil cari-cari tempat makan yang kira-kira enak, soalnya kami belum makan siang. Di seberang gedung bekas kantor Wali Kota Bekasi, kami melihat plang nama ini:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TTZxL63Tv9I/AAAAAAAAAdo/NDLlRppf_KQ/s1600/CIMG7645.jpg"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TTZxL63Tv9I/AAAAAAAAAdo/NDLlRppf_KQ/s320/CIMG7645.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563758839256563666" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Kami malah tambah kaget waktu ternyata MBC ada di kompleks ruko ini. Wah, malah kebetulan deh! Makin ketawa lagi waktu melihat ada warung yang namanya Warung Engkong di belakang ruko MBC. Jadi, setelah nengok toko buku mungil ini, kami langsung jalan ke belakang. Tadinya kami mau cobain makan di Warung Engkong, soalnya menunya banyak banget. Selain menu 'lokal' macam nasi goreng dan aneka mie, ada juga menu macam burger, hot dog, dan yoghurt. Hahaha...si Engkong emang top banget dah! Saya dan Mahdi langsung bersekongkol pengen beli burger buat dimakan di jalan nanti. Tapi, hampir persis di depannya, ada warung makan Pak Tarwud. Membaca menunya, kami langsung tertarik mampir. Secara lokasi, warung ini sebenarnya tidak menarik. Lokasinya ada di bekas bioskop yang dibongkar, jadi sisa-sisa reruntuhan masih ada di sekitarnya. Bagian dalam warung ini juga tampak menghitam, mungkin karena sudah lama dipakai dan jarang dibersihkan. Tapi kadang-kadang pusaka kuliner memang tersembunyi di tempat-tempat yang tampak tidak menjanjikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Waktu itu sekitar jam 4 sore dan kami belum makan siang. Dengan kata lain: nafsu kami sedang tinggi-tingginya! Tambahan lagi, jam segitu udah jauh dari jam maka siang, jadi warungnya agak sepi dari serbuan orang-orang kantoran di sekitar situ. Sebenarnya ada beberapa menu di warung ini, dari ayam, bebek, burung dara, dan lele. Rata-rata kami memesan bebek panggang dan es kelapa muda, dengan tambahan lalap, sate ati ampela versi jumbo, sayur asem, dan es kelapa muda. Semua menu daging dipanggang dan dibaluri bumbu yang lezat. Kelapa mudanya disajikan langsung dengan buahnya, tinggal &lt;i&gt;cemplungin&lt;/i&gt; es batu aja. Nasinya kami pilih nasi uduk. Begitu semua pesanan diantar, pembantaian bebek pun kami mulai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Ukuran sepotong bebek di sini cukup besar, bumbunya pun pas, tidak terlalu pedas dan tidak terlalu manis. Bumbunya juga lumayan meresap ke daging bebek. Dan nasi uduknya, wuih, gurih banget! Si penjual juga nggak pelit menaburi potongan-potongan telur dadar di atas nasi. Sambalnya ada dua jenis, saya nggak tahu apa bedanya, yang jelas semuanya enak, pedasnya pas. Kalo sudah begini, makin ganaslah kami makan. Tahu dan tempe bacem pesanana Mahdi juga nggak biasa ukurannya, jumbo kayak yang pesan. FanFan, yang selama ini saya anggap keterlaluan kalau makan (keterlaluan kecil porsi makannya!), ternyata bisa juga nambah. Tadinya dia cuma nanya, "Ada yang mau tambah nasi nggak?" Saya kira dia mau ngasih nasinya dia karena udah kenyang. Nggak taunya malah dia mau pesan nasi seporsi lagi, cuma nasi uduknya dibagi dua sama... saya, pastinya. Orang yang makan sedikit tapi minta nambah adalah indikator yang sah bagi makanan lezat. Sepanjang proses pembantaian bebek, Lusi sibuk memotret aksi kami.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TTZ0JnpnSpI/AAAAAAAAAdw/LgwJzBhFlUs/s320/CIMG7614.jpg" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;color:black"&gt;Suasana makan bebek panggang yang nikmat itu.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TTZ1g85zMzI/AAAAAAAAAd4/E93OwBD81vU/s320/CIMG7618.jpg" /&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;color:black"&gt;Ini dia bebek panggangnya.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height: 115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TTZ1hRLyn1I/AAAAAAAAAeA/zOkiYMTtP_g/s320/CIMG7619.jpg" /&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;color:black"&gt;Ini tahu dan tempe bacemnya..ups, sori udah kegigit! :)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TTZ1iG75HwI/AAAAAAAAAeI/mq_auBWvNMs/s320/CIMG7622.jpg" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;color:black"&gt;Nyam...nyam!!&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TTZ1iQQDBcI/AAAAAAAAAeQ/bWaI-W7yvSc/s320/CIMG7633.jpg" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;color:black"&gt;Pose brutal saat menenggak habis es kelapa muda nan segar itu :)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 14px; "&gt;Puas makan, setelah leyeh-leyeh sebentar, kami membayar di kasir (makan berlima cuma habis 115 ribu, dengan bebek sebesar itu!), kami kembali ke MBC. Sementara Mas Barhen mengunci diri untuk 'bertapa' di sebuah ruang di dalam toko buku, saya sibuk melirik-lirik gerobak roti yang lagi lewat di halaman ruko. Ah, nggak taunya itu roti Tan Ek Tjoan, merek roti lawas itu lho. Sebenarnya saya lebih akrab dengan roti Lauw, tapi yang ini pun oke. Berhubung saya masih punya beberapa botol selai di rumah, tapi tidak ada rotinya, jadilah saya beli roti tawarnya, sekalian saya pinjam gerobaknya buat numpang foto.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TTZ3Le-U88I/AAAAAAAAAeg/J0dPKUyyIyk/s320/CIMG7647.jpg" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;color:black"&gt;Profesi lawas: editor di toko roti... hahaha! :)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:black"&gt;Setelah itu kami pun kembali berkendara pulang ke Bandung. Sepanjang jalan, kami sibuk memuja-muji masakan di warung Pak Tarwud, dan tentunya kembali mencaci pelayan di warung Rest Area 42 yang tidak hafal apa yang ada di dalam menunya. Kami juga sepakat menjuluki warung ini dengan sebutan "Mr. Tarwood" sebagai tanda hormat dari kami kaum Pelahap Maut...hehehe!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Yang jelas, kalau kapan-kapan pas rapat di Jakarta nanti, kami sudah bersumpah akan mengunjungi warung Mr. Tarwood lagi. Oke, sampai ketemu di warung berikutnya! :)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:black"&gt;NB:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:black"&gt; berhubung sudah kenyang, saya dan Mahdi tidak jadi beli burger di warung Engkong. Toh, kami masih akan mampir ke Rest Area 57... yang banyak makanan enak itu :)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Oya, ini daftar menu di warung itu ya:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TTZ1ijIhV1I/AAAAAAAAAeY/3Zn3eCfgHq0/s320/CIMG7628.jpg" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;color:black"&gt;Murah kan? :)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-2528702744200063224?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/2528702744200063224/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2011/01/bebek-ayam-panggang-mr-tarwood.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/2528702744200063224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/2528702744200063224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2011/01/bebek-ayam-panggang-mr-tarwood.html' title='Bebek &amp; Ayam Panggang Mr. Tarwood'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TTZOAygdQKI/AAAAAAAAAcQ/0Ql0QRDLtt8/s72-c/CIMG7626.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-5126710044255325230</id><published>2010-10-21T08:23:00.018+07:00</published><updated>2010-10-21T17:37:07.319+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Kuliner'/><title type='text'>Pesta Kolesterol di Festival Jajanan Bango</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TL_smpIT0LI/AAAAAAAAAb8/2ctzJVqTi10/s1600/bango1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 193px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TL_smpIT0LI/AAAAAAAAAb8/2ctzJVqTi10/s320/bango1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5530399016054149298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Halo! Jumpa lagi dengan saya Si Pelahap Maut...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Kalau pencinta musik rock di Indonesia biasa dimanjakan dengan ajang Java Rockin' Land setiap tahun, dan pencinta musik jazz juga bisa menikmati JakJazz atau Java Jazz, maka para pencinta kuliner punya ajang favorit bernama Festival Jajanan Bango (FJB).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Sabtu tanggal 16 Oktober lalu kebetulan ada acara FJB di Bandung, persisnya di Lapangan Tegalega. Sejak seminggu sebelumnya, saya sudah bikin riset kecil-kecilan soal siapa yang bakal "manggung" di acara itu. Beberapa di antaranya, sebut saja, ada Jejamuran dari Jogja, Soto Betawi Mpok Rodemah Jakarta, Mi Kocok Mang Dadeng, Iga Bakar Si Jangkung, Martabak Kubang, Sate Maranggi, Bebek Garang, Kupat Tahu Padalarang, dan masih banyak lagi. Alasan saya mencari info terlebih dulu adalah karena tentu saja saya tidak mungkin menyambangi keseratus stan yang ada (yah, katanya &lt;i&gt;sih&lt;/i&gt; ada 100 stan peserta, tapi saya &lt;i&gt;nggak&lt;/i&gt; ngitung juga), jadi harus pilih-pilih juga. Makanan yang tidak ada di Bandung toh bisa dicoba nanti-nanti. Sayang acara begini cuma digelar sehari. Kalau misalnya diadakan selama dua hari, Sabtu-Minggu, saya pasti makin bersorak gembira.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Sejak jam 9 pagi saya sudah Siaga 1 di sini. Pengunjung sudah cukup ramai, tapi area pesta kolesterol ini belum bisa dibilang padat. Mungkin karena masih pagi. Area acara ini mengambil satu lokasi di dekat tugu di tengah Lap. Tegalega (tugu apa itu saya juga nggak tahu), dan sekeliling area itu dibatasi dengan pagar besi yang mudah dibongkar-pasang (&lt;i&gt;knock-down&lt;/i&gt;), memisahkannya dari trek &lt;i&gt;jogging&lt;/i&gt; dan para pedagang kaki lima yang memang biasa &lt;i&gt;mangkal&lt;/i&gt; di situ setiap Minggu pagi. Berhubung saya masih harus memutari satu sisi lapangan lagi, saya langsung masuk ke area acara melalui salah satu pintu besi yang terbuka, walau tampaknya ini bukan pintu masuk yang 'resmi'.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Pemandangan di dalam area langsung membuat nafsu saya terbakar. Area itu diatur cukup rapi, dengan tenda-tenda di setiap sisi lapangan, termasuk denah para peserta pesta kolesterol. Berhubung saya sudah lapar berat, saya langsung mencari target pertama saya dulu: Sate Jamur. Nama resto aslinya sih Jejamuran (kok jadi inget kata 'jamuran' ya? hehehe). Resto satu ini berasal dari Jogja, kampung halaman ibu saya dan kota tempat saya menghabiskan hampir setengah umur saya. Menurut brosur yang saya baca, Jejamuran berdiri sejak 2005 di Jogja, dua tahun sebelum saya lulus kuliah tuh...hehehe. Misinya sih meningkatkan kesejahteraan petani jamur dan memperkenalkan jamur kepada masyarakat sebagai masakan alternatif. Berbekal resep keluarga, jadilah beragam jenis jamur ini disulap menjadi berbagai jenis masakan berbasis jamur: sate, tongseng, sop, risoles, tumis, pepes, jamur goreng-bakar, bahkan sampai tomyam dan gudeg jamur. Sayang, di FJB ini yang dihidangkan cuma sate jamur dan jamur bakar pedas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TL-0aL_LOcI/AAAAAAAAAa0/KFJGMKab4VA/s320/DSCN5951.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Stan Jejamuran. Belum terlalu ramai waktu saya datang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TL-0ZxtgqOI/AAAAAAAAAas/HW0_R9usFpQ/s320/DSCN5950.jpg" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Target pertama: Jejamuran. Saya pesan sate jamur dan jamur bakar pedas, masing-masing seporsi saja :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Saya memang penasaran dengan makanan yang satu ini, setelah selama ini cuma mengetahui informasinya dari media saja. Berhubung stan ini cuma menyediakan dua menu saja untuk FJB ini, saya langsung pesan dua-duanya: sate jamur dan jamur bakar pedas. Masing-masing cuma seharga 10 ribu, masing-masing terdiri dari 4 tusuk sate yang agak gemuk ukurannya, berikut nasi dan lalap. Untung ada area makan di dekat tenda Jejamuran, jadi saya langsung berlari ke satu meja yang kosong dan langsung melampiaskan nafsu bejat saya karena belum makan apa-apa sejak pagi... hehehe! Dan betul juga kata &lt;i&gt;review-review&lt;/i&gt; yang saya baca di Internet.... rasanya uenaaaakkk!! Sate jamurnya malah terasa seperti daging ayam. Empuk. Jamur bakar pedasnya juga mantap, terutama bumbunya. Jamur bakar ini juga menggunakan tusuk sate, jadi saya bingung juga mana yang sate mana yang jamur bakar pedas. Soalnya satenya juga saya siram dengan bumbu dan sambal yang banyak, jadinya ya sama-sama pedas. Seperti biasa, sampai lalapnya pun saya sikat habis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Oke, sekarang saya mau coba makan bebek. Tak jauh dari meja saya ada stan Bebek Garang. Nama-nama menunya lucu-lucu: bebek debus, bebek negro, bebek buas, bebek brur, dll. Saya cobain Bebek Debus dan Bebek Negro aja deh. Ini bebek yang pernah dibilang maknyus oleh Pak Bondan di Wisata Kuliner TransTV edisi entah kapan. Bebek bakar ini diracik dengan bumbu bakakan merah khas Rangkasbitung. Orisinal, sedikit pedas, dan bumbunya sangat meresap ke daging bebeknya. Daging bebek yang lembut berpadu dengan bumbu manis dengan sentuhan pedas. Tersaji dengan sambal yang &lt;i&gt;nendang (well, &lt;/i&gt;masih kalah pedes sih sama Bebek Slamet&lt;i&gt;).&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Yang satunya lagi, Bebek Kagok Negro Bakar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; Buat yang suka bebek yang agak manis, boleh pesan yang ini, nih. Bebek bakar dengan bumbu kecap yang meresap sampai ke dalam. Bumbunya merasap dan rasa manisnya seperti terasa samapai ke tulang. Apalagi saya menyantap bebek ini ditemani beberapa tusuk jamur bakar pedas yang masih tersisa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Buat saya pribadi, sih, saya masih lebih suka sajian bebek yang kering ketimbang yang 'basah', apalagi kalau bebeknya ditemani sambal yang pas, enak, dan pedas. Sejauh ini saya masih memfavoritkan Bebek Slamet. Tapi untuk soal masakan bebek berbumbu, Bebek Garang ini bolehlah dimasukkan ke dalam daftar tujuan kuliner. Di Bandung, Bebek Garang berlokasi di Jl. Braga. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TL-0anBeCcI/AAAAAAAAAa8/U6Mlf8PNzR0/s320/DSCN5952.JPG" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Membantai sepotong besar bebek debus dari Bebek Garang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Setelah menyisakan kotak makanan dan tulang-tulang bebek berserakan di meja, saya kemudian berjalan untuk mencari makanan-makanan lain, sambil membeli dua botol air mineral dingin. Saya memerhatikan bahwa penataan stan-stan di FJB cukup rapi. Di depan setiap stan selalu ada papan nama dan daftar serta harganya. Ini tentu saja memudahkan para pembeli. Saya juga baru tahu bahwa di area ini ada tempat khusus cuci tangan yang disediakan oleh Lifebuoy. Wah, produk-produk Unilever keluar semua nih... Ada juga panggung besar di bagian depan tengah area, dengan seperangkat alat musik. Kalau saja Limp Bizkit dijadwalkan manggung di situ, pasti habis makan saya bisa langsung jingkrak-jingkrak buat membakar kalori. Kemudian saya juga melihat satu stan tersendiri. Namanya Kampung Bango, yang menampilkan simulasi pembuatan Kecap Bango dari bahan dasar kedelai. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;img border="0" hspace="0" alt="GB" vspace="0" src="http://images.detik.com/content/2010/10/19/464/bango4.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Stan Kampung Bango, menampilkan simulasi pembuatan dan pengemasan Kecap Bango.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TL-0bOOkrpI/AAAAAAAAAbM/W3ldulM-b7c/s320/DSCN5956.JPG" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Papan nama dan daftar harga di depan setiap stan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TL_PGN_TH3I/AAAAAAAAAb0/siXYtY8LG4I/s320/DSCN5963.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Tempat cuci tangan, penuh logo Lifebuoy.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Saya berjalan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;melewati stan Martabak Kubang. Di bagian depan stan sudah tercium aroma harum martabak tebal yang berasal dari wajan martabak dan roti cane. Pemandangan deretan martabak gemuk-gemuk dan tumpukan roti cane di stan ini bikin saya bersumpah untuk beli buat dimakan di rumah. Di sebelahnya juga ada stan yang menjual tempe mendoan. Duh, ini cemilan favorit saya kalau lagi ada di kampung nenek saya dari bapak di Sumpiuh, satu jam sebelah timur Purwokerto. Tanpa basa-basi saya langsung beli setumpuk tempe mendoan. Kering-kering bekas gorengannya juga sekalian saya raup buat meramaikan kotak plastik si tempe. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TL_PEaDWbZI/AAAAAAAAAbU/dfnhTYd9RXw/s320/DSCN5953.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Stan Martabak Kubang. Masaknya di bagian depan sih, jadi bikin ngiler Si Pelahap Maut :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Sehabis beli tempe mendoan, saya lalu tertarik mencicipi sate Maranggi sebagai penutup makan besar saya pagi ini. Setelah tamat melahap sate sapi Maranggi, saya kembali ke stan Martabak Kubang untuk mewujudkan sumpah saya. Saya memesan martabak spesial yang terbuat dari 3 telur, ditambah seporsi roti cane plus kari kambing. Belakangan, di rumah, saya mulai mengintip bungkusan yang saya bawa itu. Martabaknya persis seperti martabak yang lain, berbentuk segi empat dan dipotong kecil-kecil. Sausnya yang dibungkus plastik saya tuangkan ke mangkuk kecil. Saus ini berwarna semburat kemerahan bercampur gosong kecokelatan dan segera menebarkan aroma yang harum. Saat mencicipi saus encer ini, terasa dominasi rasa kecap, ditambah irisan tipis tomat merah, bawang bombay dan cabai rawit. Rasanya? Manis, asin, pedas dan segar. Konon racikan saus inilah yang bikin orang ketagihan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Cara makannya bebas saja. Bisa mencelupkan martabak, bisa juga dengan cara menaruh sepotong martabak yang masih hangat itu di piring dan diguyur 2-3 sendok makan saus. Setelah dibiarkan sesaat, rasa saus akan meresap dan martabak jadi agak lembek. Saat sampai di mulut, wouw...pedas, gurih, sedikit manis. Isinya pedas dan kulitnya 'krenyes-krenyes'. Uenaaak! Kalau martabak telur biasa diisi daging cincang plus irisan daun bawang, martabak Kubang ini diisi rendang daging yang diiris halus berikut bumbunya lalu dikocok bersama campuran telur bebek dan telur ayam. Rasa kulit yang gurih renyah dengan isi yang pedas harum inilah yang memikat. Rasa agak pedas ini bikin saya ketagihan dan pengen beli lagi kapan-kapan. Ternyata di Bandung ada Martabak Kubang asli yang berlokasi di Jl. Jakarta.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Kemudian saya membuka bungkusan roti cane. Roti cane adalah sejenis &lt;i&gt;flat bread&lt;/i&gt; alias roti tanpa ragi. Jadi, tak bakalan terasa empuk seperti roti manis atau roti tawar yang beragi. Roti pipih gaya India ini terbuat dari tepung terigu, mentega, dan air. Setelah adonan dibentuk pipih, dimasak di atas wajan datar hingga berwarna kuning kecokelatan. Lapisan lemak mentega membentuk guratan-guratan adonan yang berlapis-lapis. Saat menyajikan, roti cane diurai hingga serpihan lemak dan aromanya yang sangat gurih menggelitik hidung. Cara makannya, persis seperti makan kari India, cuil sedikit demi sedikit rotinya, lalu  celupkan ke dalam kari kambing. Rasa gurih roti cane sangat pas dengan rasa pekat pedas kari kambing yang berkuah kental. Supaya lebih asyik, saya pun menyapukan sepihan roti pada kuah pekat kari di keliling piring hingga bersih tandas...hmm..sedap sekali! Roti canenya juga cukup tebal sehingga lumayan mengenyangkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Roti cane yang masih tersisa kemudian saya kombinasikan dengan susu kental manis. Cukup menyiramkan susu ke atas roti, lalu dimakan. Rasanya juga enak sekali. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TL_PFPVLRjI/AAAAAAAAAbc/WdsUc3orSbM/s320/DSCN5976.jpg" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Kotak pembungkus Martabak Kubang. Ternyata martabak yang satu ini berasal dari Sumatera Barat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;img alt="Martabak Asli Kubang" src="http://images.detik.com/content/2005/04/05/288/martabakkubangdlm.jpg" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Roti cane dan kari kambing nan lezatos! :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Oh ya, kalau sedang "bermasalah" dengan daging kambing, Martabak Kubang juga menyediakan kari ayam. Tadinya saya mengira nama 'Kubang' itu karena martabak direndam kuah seperti dalam kubangan. Tetapi setelah bertanya kepada penjualnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;, barulah saya tahu nama 'Kubang' diambil dari nama sebuah desa di daerah Payakumbuh, Sumatera Barat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; Untuk menciptakan cita rasa yang sama dan menampilkan ciri khas daerah Kubang, semua bumbunya dikirim langsung dari Kubang. Pantas saja racikan bumbunya sangat 'berani' dan mantap.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Nah, berhubung saya sudah &lt;i&gt;nongkrong&lt;/i&gt; di area FJB selama hampir dua jam dan sudah menghabiskan lebih dari US $10 buat jajan, saya pun memutuskan pulang. Mereka yang datang agak siang atau malah sore saya pastikan akan terjebak kemacetan dan juga keramaian pengunjung yang membludak menjelang siang. Sesi sarapan saya hari itu pun berakhirlah setelah menyantap kira-kira 4 porsi makanan berat plus sedikit camilan berupa 4 potong besar tempe mendoan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Sebenarnya saya masih sanggup menyantap seporsi nasi goreng atau iga bakar Si Jangkung yang maknyus itu. Tapi itu bisa lain kali, karena makanan-makanan itu bisa didapat di Bandung. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Jadi, sampai jumpa lagi di warung makan berikutnya. Hajar, bleh! :) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TL_PFTAz0NI/AAAAAAAAAbk/kl-WqjqJAjo/s320/DSCN5964.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Pulang dengan perut kekenyangan sambil membawa martabak Kubang, tempe mendoan, dan setumpuk roti cane buat makan siang di rumah :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TL_PFkx9VhI/AAAAAAAAAbs/HPirWUU4zKY/s320/DSCN5971.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Pintu ini mungkin untuk mengevakuasi para pelahap maut yang pingsan kekenyangan :-)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TL_smxYeE4I/AAAAAAAAAcE/VicOWgL8hN4/s320/bango2.jpg" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Pesta kembang api menutup ajang pesta kolesterol ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-5126710044255325230?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/5126710044255325230/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2010/10/pesta-kolesterol-di-festival-jajanan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/5126710044255325230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/5126710044255325230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2010/10/pesta-kolesterol-di-festival-jajanan.html' title='Pesta Kolesterol di Festival Jajanan Bango'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TL_smpIT0LI/AAAAAAAAAb8/2ctzJVqTi10/s72-c/bango1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-498424994547971796</id><published>2010-10-05T15:42:00.033+07:00</published><updated>2010-10-11T15:31:12.612+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial-Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Revisiting The Land of My Heart</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLKGPBA4eMI/AAAAAAAAAaA/DCJWDergG2M/s1600/DSCN5283_resize.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLKGPBA4eMI/AAAAAAAAAaA/DCJWDergG2M/s320/DSCN5283_resize.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5526627285265316034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;From The Book Tour Indonesia, October 2009&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;By Peer Holm Jørgensen (&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt;author of&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The Forgotten Massacre&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;My novel &lt;i&gt;The Forgotten Massacre&lt;/i&gt; (”Den Glemte Massakre”) was published in Denmark in October 2007.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It was published in Indonesia in June 2009 and I became the only Danish writer, apart from the fairytaler H.C. Andersen to be published in Bahasa Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The novel is based on my personal experiences during the civil war in 1965, when a superpower’s central intelligence organized a coup to dethrone President Sukarno creating the way for president Suharto.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;When published the novel caused so much interest among readers and other parties in Indonesia that the publisher Mizan, Bandung, invited me for a tour to present and to discuss the novel during October 2009 including an invitation to launch the book officially at Ubud Writers and Readers Festival, Bali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The interest for the novel occurred from the fact that I speak freely of another truth of the coup than provided until now, about who masterminded the coup. Even though it was carried out by the Indonesians themselves it was according to me masterminded by CIA.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The tour was organized as a mix of presentations in book stores, book signings, and discussions with leading historians and persons from universities as well as interviews with major media: newspapers, radio and TV.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;From October 11th 2009 and the Sundays to come the papers brought full pages interviews with me followed by articles in a number of minor papers.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ0VPn84jI/AAAAAAAAASg/tusKjlVeOkw/s320/n1.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;Lots of articles in Indonesia’s major newspapers.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;THE TOUR&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;43 years after I had left Indonesia last time in the early spring 1966 I landed in Jakarta’s Soekarno-Hatta airport on 30 September 2009. Indra, my Indonesian editor, was waiting for me and already in the car he served fresh fruit and juice and called the publisher, Tutu, to tell that I had arrived safe and sound. She welcomed me.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;We spent the afternoon getting acquainted with the hotel – and each other – by a lot of talk as an ongoing process from the editing of the novel.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ0VmbSjyI/AAAAAAAAASo/rlqle69_VG0/s320/n2.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;First meal back in Indonesia. Jalan Sabang, Central Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;We had dinner at a small local restaurant in a street and back at the hotel I was introduced to FanFan, in charge of Mizan’s marketing and my tour manager.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Both guys had of course – as so many would have in the days to come – one important question: How is it to be back after so many years?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I felt sorry that I couldn’t give a proper answer until days later.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, serif; font-weight: normal; font-size: 16px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;JAKARTA – DAY 1 and 2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It was planned that the tour should open with an interview on nation wide morning TV October 1 – the anniversary of the tragedy.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;However, due to the earthquake in Padang, Sumatra, where I had turned 18 in 1964, the interview was cancelled.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;To compensate that, FanFan, Indra and I decided to go to Tanjung Priok to search for “London Bar” the main location in the novel.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ0VnYPXtI/AAAAAAAAASw/S3BdVRuldkY/s320/n3.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The remaining old part of Tanjung Priok 1 October 2009, 44 years after the tragedy.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;However we realized that the bigger part of the area had been turned into a container yard already in the 80’s and there was no “London Bar“ left. However later we have learned that some of the streets and houses are still left as an empty area.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ0W_QbH6I/AAAAAAAAAS4/o_qg7LB1qAs/s320/n4.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Indra, my Indonesian editor, and FanFan, marketing manager at Mizan, searching for ”London Bar”, the main location in ”The Forgotten Massacre”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ0XN3qIQI/AAAAAAAAATA/VfIADWPgE_I/s320/n5.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Searching for my beloved Tanjung Priok as it looked in 1965.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;In the afternoon I had two interviews with newspapers. One with Republika, the major Indonesian paper, and Tempo.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ094NfJvI/AAAAAAAAATI/GEfZocPnUmQ/s320/n6.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;First interview by Okta Wiguna from Tempo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ0-W3tFUI/AAAAAAAAATQ/HmVVGMaA5CA/s320/n7.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Second interview by Reiny from Republika, one of Indonesia’s biggest daily newspapers. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The next morning, 2 October, it was the time to meet with the lady who had made the publishing and the tour possible: Mrs Pangestu Ningsih (”Tutu”), my Indonesian publisher.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;As she wears hijab and as we have different religions I had “consulted” Indra and FanFan about how I should greet her, hand shake, my hand on my heart etc.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Indra advised me to greet her with my palms together like peace.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;He appeared to be wrong.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I met a smiling woman with a powerful handshake.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The first public debate was set to be held at Gramedia Bookstore in Grand Indonesia Shopping Town.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;My counter part was the highly respected historian Asvi Warman Adam, a specialist in the history of the Indonesian Communist Party, PKI, and working in the organisation writing the official Indonesian history.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;He mentioned that he had found some minor fact errors in my novel; however he also found the novel useful as the format of a novel would help him to broaden history to more people that a normal history book.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ0-TRsCDI/AAAAAAAAATY/j5W9lPqcDiE/s320/n8.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Discussion with Asvi Warman Adam at Gramedia Book Store. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Asvi is a historian specialized in the history of the Indonesian Communist Party, Left. Andry (tv-anchor), Asvi, me and Indra, my Indonesian editor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Among the audience there were a lot of students – even very young students – as well as more journalists than expected and among those from ANTV and BBC Indonesia. Actually they were so many that the dinner with the winners of the readers review competition was delayed for an hour and even interrupted by more interviews.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;But still it became a cozy dinner.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ0-2Cxv1I/AAAAAAAAATg/8dCg3TPvbTo/s320/n9.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dinner with the winners of a competition of the best readers reviews.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;On my right side Tutu explains about the competition, in front Asvi, my opponent in the discussion, and his wife. To my left Sekar, Program Director Indonesian Reading Forum. In the background right Hermawan Aksan, winner of the competition.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The next discussion was set in MP Bookpoint after I had been interviewed by Jakarta Post, a major newspaper published in English.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ0_KO7JHI/AAAAAAAAATo/-kJLyHtKPlM/s320/n10.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Being interviewed by Tifa, Jakarta Post, which is published in English.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;My opponent was Noorca Massardi, author of “September”, in which he in 600 pages, minute by minute, goes through what actually happened the night between 30 September / 1 October 1965.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Opponent may not be the right word as Noorca had endorsed my novel on the front cover of the first edition.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;He told that he liked the novel because, even it is a terrible story, it is told as a love story. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ1mEJRLjI/AAAAAAAAATw/QVCWfGP_GP4/s320/n11.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Discussion with Noorca Massardi at MP Bookpoint, Jakarta. Noorca, who is a highly recommended journalist and author, had endorsed my novel on the front cover of the first edition.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;After the discussion at MP Book Point we drove southeast towards Bandung the hometown of Mizan Publishing. It took about two hours.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;At the arrival at my hotel I found a white guy with his laptop seated in the lobby. He could easily have had a CIA tattooed on his forehead. He didn’t fit in to this all Indonesian hotel. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial; font-size: small; "&gt;The same went for his next day replacement.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;BANDUNG – DAY 3 and 4&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Arriving at a session to be held in the same building, where the Dutch in 1931 banished Sukarno to one of the small islands I was addressed by an older man with an army cap.   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;He had created a small scrap book made from newspapers for me. Even he had been pro Sukarno in 1965, he had participated in the mass killings. He told me his full story from that time.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;“We didn’t knew what it was about,” he said, “we were just following orders, not to be shot ourselves!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ1mmTfuuI/AAAAAAAAAT4/wMoxZ87WD9o/s320/n12.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The gentleman to the left participated in the mass killings in 1965. For the first time ever he told someone his story. Afterwards he sang a song he had written to President Sukarno who he loved very much.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;After the session FanFan told me that we had had two special visitors: One agent from the army and one from the police.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;By the way: It was when I stood in the court room, where the Dutch had sentenced Sukarno, I could answer to the question, I had been asked so many times: “How do you feel to be back after so many years?” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ1nL8Ri9I/AAAAAAAAAUA/RuO7F_zcnng/s320/n13.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;In the court room where the Dutch banished Sukarno to one of the smaller island.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;When I stood here, I was able to answer to the question: How do you feel to be back in Indonesia after 43 years? The answer was simple: Good. Now I am back!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ1nb-cRCI/AAAAAAAAAUI/pJ4_O9IdhZE/s320/n14.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;”The Bandung gang” October 2009. From left, Atta, translator, Dodi, photographer, myself, FanFan, tour manager.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The next morning the newspaper Pikiran Rakyat had arranged a hearing with a larger number of questioners.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;My counterpart was senior politician TjeTje H. Padmadinata. Being an anti-Sukarno as well as anti-army he had been jailed under Sukarno as well as when Suharto came to power. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ1npqRwvI/AAAAAAAAAUQ/LbN6baIoybU/s320/n15.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;In a pre-meeting Mr. TjeTje H Padmadinata., told me that he of course had read the novel and that he had one very important question. He stressed that he wanted the truth and nothing but the truth.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;His question was: “Did you sleep with Nadia?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The participants were journalists, politicians, historians and other parties interested. Also we had been “warned” that the chief of police would be present to make sure that my speech wouldn’t be of any damage to Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;However, the chief of police didn’t show up, but sent two officers who left the discussion after half an hour.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Among other questions I was asked how I, being a non-Indonesian could allow my self to write the novel? My answer was simple: “I was here, when it happened!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ3dh0T0BI/AAAAAAAAAUY/u33DKVoAVbg/s320/n16.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The session at Pikiran Rakyat in Bandung. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;With the back towards the camera from left: My translator Atta, myself and Mr. TjeTje H Padmadinata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;One of the elements in the novel is the Asian-African conference Sukarno arranged in Bandung in 1955 with 29 participating countries all former colonies.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;At the conference he declared a new era. The 29 countries, “this is the human race speaking,” Sukarno announced, was going to show the old world how a new world should be like, he proclaimed.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The building is still there and to day it is a museum. I was so lucky to get a special tour and must admit that it was a humble moment for me to feel the past.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ3d-3llKI/AAAAAAAAAUg/6nEFJuxwak8/s320/n17.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;With the guide and President Sukarno in the Asian-African Museum in Bandung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The afternoon was rounded off with a Meet and Greet at Mizan in order to meet the employees and readers as well as anybody else interested.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ3eToIEII/AAAAAAAAAUo/DpGoECdL7qQ/s320/n18.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Being interviewed by Indra, my editor, at Mizan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The last assignment of the day was an evening interview at the local radio station in Bandung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Unfortunately a storm had destroyed the equipment and we had to wait as the technicians tried to repair it. However they didn’t succeed.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ3elQYcrI/AAAAAAAAAUw/DrYHzLd0rJc/s320/n19.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Microphones all over aren’t of much help when a lightning has destroyed the equipment.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;At the end of the day FanFan informed me that an Islamic group was causing problems – by a demonstration – for our next day discussion at a Surabaya bookstore.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;As the technicians failed to repair the radio station Tutu had a very go proposal: “Let’s go and eat!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ3fIRLfUI/AAAAAAAAAU4/ieY8Aj9mutY/s320/n20.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Just like an old couple – After a long day the evening ends with dinner with Tutu!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;SURABAYA – DAY 5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;FanFan and I was on the first morning flight from Bandung and landed around eight at Surabaya, The local head of Mizan picked us up and took us to the Mizan office.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ39JqAl6I/AAAAAAAAAVA/3aFYPZy05dQ/s320/n21.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;With some members of the Mizan Surabaya-staff&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Here we were updated on the situation with the Muslim group. After a short while we continued to the radio station Sonora Surabaya, to be in a talk-show with their listeners.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It was clear that neither we nor the novel was very welcomed in Surabaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;A listener asked FanFan, as the representative from Mizan, how they dared to publish a novel like this.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I had a question from a listener, who proclaimed that I built my view only from my experiences in Jakarta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;However he kept quite when I told him that I had visited five cities on Java including Semarang and Surabaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ39dJsuHI/AAAAAAAAAVI/Mqj_cKKiGwo/s320/n22.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;With the host at radio Sonora, Surabaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;After the talk-show the owner of the bookstore was waiting for us outside the studio. He brought bad news: Representatives from the group had been in the store to inform him that they would hinder the discussion by force. At the same time he told that an audience of 100 was expected.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;We drove to a restaurant to spend time until the planned start of the discussion.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The police had been informed about the problems and their chief of security had visited the bookstore. He suggested that we, instead of a full discussion reduced the session to be a book signing and that we only would let five-six persons in at a time.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The organizer of the discussion, the chairman of Surabaya Readers Club, arrived at the restaurant and we went on discussing what to do.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I offered to meet the group alone. Unfortunately they refused.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ39618GFI/AAAAAAAAAVQ/rQjJNyWE3To/s320/n23.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;”I will meet them alone!” was my reaction towards the Muslim group’s threat to hinder the discussion at the bookstore.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Left, the manager of Surabaya Book Readers Club. Right, the manager of the bookstore.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It appeared that the group claimed that I had returned to Indonesia in order to restore communism in Indonesia!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;After further discussion and consulting the police we decided to cancel the session as it most of all looked liked that the group just wanted to make a confrontation. What so ever.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The police offered to host a new session, when I am back in Surabaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Due to treat from other parties Jawa Pos, one of the major Indonesian newspapers, had cancelled an interview with me as well.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;At five FanFan and I flew on to Bali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;While we were waiting in the airport, we learned that the Muslim group had demanded the owner of the bookstore to post a big sign in front of the store to regret that he had invited me.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ3-HxHvfI/AAAAAAAAAVY/qZNw0_MBF5I/s320/n24.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Never the less what happened in Surabaya something good happened as well. Meilinda, a reader arrived at the restaurant to get her copy signed.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Meilinda was the first Indonesian reader to comment the book on my facebook-profile.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;BALI – DAY 6 - 11&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ubud Writers and Readers Festival has been, by Harpers Bazaar, told to be one of the most important book festivals in the world.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Whether it is true or not I will leave to others to decide. However, it is an amazing gathering of writers from all over the world, meeting to discuss in front of a national and international audience.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ3-uCY9AI/AAAAAAAAAVg/8BempocAvY0/s320/n25.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Balinese dancers perform at the opening of Ubud Writers and Readers Festival in Bali. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The festival was opened with pomp and circumstances in the old Royal Palace in Ubud under supervision of the royal family and with hundreds of guests invited.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The entertainment was of course performed by Balinese dancers and musicians.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;They were accompanied by a number of speeches celebrating the event it self, the organizers and somehow “the writing people”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLKEmRzclpI/AAAAAAAAAZ4/ZJIdtJGIzjM/s320/n26.JPG" /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;From the opening of the festival.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;For me the most important occasion would be when I officially would launch my novel &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The Forgotten Massacre&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It took place on 8 October at Uma Ubud Hotel in front of a mainly Australian audience.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;A few minutes before the session a white haired Caucasian man addressed me asking:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;“What is the real name of your ship?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I answered him and he continued:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ563r8yWI/AAAAAAAAAWY/LvuA7f8TDLk/s320/n27.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The gentlemen to the right addressed me right before the launching as a living proof that my story was true.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;”Yes. You stayed 37 days in Tanjung Priok,” he said. “We felt so bad about it. We knew you were there, but we couldn’t do anything to help.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The gentleman appeared at to be the agent bringing us the news about the tragedy.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;That way I got confirmed a part of the novel, which took place 44 years earlier.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ57nRPOBI/AAAAAAAAAWg/2ObWH2k8T-E/s320/n28.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ubud Writers and Readers Festival. The official launching of The Forgotten Massacre” at Uma Ubud Hotel, Bali.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;My mom would have said: “Stretch your back my son.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLKAdyTgu0I/AAAAAAAAAYg/9UMa8mJ9BKc/s320/n29.JPG" /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;With Mizan staff from Denpasar, Bali&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The theme of the festival was Suka Duka – Compassion and Solidarity.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ58ama-BI/AAAAAAAAAWw/Oml5O4Xg_Dw/s320/n30.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Beside my own launching of ”The Forgotten Massacre” I got my extra five minutes in a panel discussion that wasn’t mine at all. It was between five Asian writers discussing the importance of history in the former colonies.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I was in the audience, when a woman pointed at me and said: ”I think it would be of interest to all of us to hear the opinion of the tall man over there.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLKAeaL9reI/AAAAAAAAAYw/Qj6t-2PXZVM/s320/n31.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;In discussion with John H. McGlynn, chairman, Lontar, about potential US rights for my novel. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;On my right side Tutu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;With the headline “A Danish Perspective on the 1965 tragedy” the first of the interviews was published in Jakarta Post on Sunday the 11&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;sup&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;th&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; of October. It was a full page article discussing me and the book and included some good photos as well.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLKAeiYSVsI/AAAAAAAAAY4/7yoGRN5tiQA/s320/n32.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I explain Imran about the banning in Surabaya. Imran is a writer colleague at Mizan. He is the author of “Bocah Muslim di Negeri James Bond”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The Festival’s closing hours was as amazing as when it opened. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial; font-size: small; "&gt;For me the difference was that now I was a known face.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLKAfHypCpI/AAAAAAAAAZA/XntI1qsZAfc/s320/n33.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Imran and I in our “office” at Ubud Inn, Bali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;YOGYAKARTA – DAY 12 - 14&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Beside the official Mizan-tour I had planned to spend a few unofficial days with Imam Karyadi Aryanto, author of ”Jesus in Hollywood” in Yogyakarta, Indonesia’s traditional capital of culture, to end my visit in Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;However it appeared to become very official and even got an extra dimension as a number of persons wanted to tell me their personal experience related to the 1965 tragedy.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It was stories they never had revealed earlier.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Concurrent they told that I, by ”The Forgotten Massacre” had let a door ajar, that perhaps now it was the time to tell their stories.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;One of those persons was Bondan Nusantara, an esteemed interpreter of the old theatre traditions of Java. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ6xQSz-YI/AAAAAAAAAXQ/qUE2dO3fVrg/s320/n34.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Evening meeting with Bondan Nusantara, an esteemed interpreter of the old Javanese theatre traditions. As a child Bondan had experienced how soldiers had arrived at his parent’s house looking for communist material accusing the parents for being communist supporters.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Left: Bondan, center Imam watching that I dedicate a copy of the novel to Bondan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The second day in Yogya took off with breakfast with my hosts before we left to the “Bentang” publishing house, a member of the Mizan family.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Here Dewi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; one of their female editors told me the story of her family in relation to the tragedy. It was a story so amazing that it took me a while to digest it. It was on of the stories never told before and when I asked her, she answered that she was likely not to tell it again.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Next stop was the local Mizan Bookpoint.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLKB3-cIpQI/AAAAAAAAAZQ/M1pd_qwYMcY/s320/n35.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;In discussion with Dewi, who told me her amazing and shaking family story related to the tragedy in 1965, which still have impact on her life even she was born 15 years later.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;In the afternoon, at Multicultura Campus Realino, a student organisation, my opponent was Aris Arif, head of Southeast Asian Social studies at UGM, Indonesia’s oldest and biggest university.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Aris had a very direct message to the audience regarding the novel. In his opinion it should be read by every students in the schools, as it contains a very strong message to the Indonesian people: ”We may never let this happen again!”  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLKB4SDaboI/AAAAAAAAAZY/3VKTChdLmrI/s320/n36.jpg" /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;In discussion with Aris Arif at Campus Realino, Yogyakarta. Aris is head of Southeast Asian Social Studies at Gadjah Mada University. Center &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;mediator Ian Sophian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;After the session I was addressed by Zaki Habibi, from Universitas Islam Indonesia. He regretted the episode in Surabaya. “It has nothing to do with Islam,” he said. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ7qXf00mI/AAAAAAAAAXo/Qbf4zNx5yKU/s320/n37.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;After the session at Realino I had a short meeting with Zaki Habibi, lecturer at Universitas Islam Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Zaki &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;has visited Denmark earlier.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;A session, planned to be held at a high school was cancelled, as the teachers in the last minute became afraid of being listed for pernicious activity.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Even the Suharto era terminated in 1998 parts of it still remains as a political awareness.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;However the event was transformed into an evening session where I discussed with the young members of Jawa Pos Book Club.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It was interesting that the participants were at the same age, as I had been, around 19 of age, when I experienced the tragedy in 1965.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;They were very dedicated to their own as well as the future of Indonesia and eager to know about the past as a part of the future.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLKCk7HcBtI/AAAAAAAAAZg/ofKotBndCMU/s320/n38.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dinner discussion with members of Jawa Pos Book Club. The participants are at the same age as me when I experienced the tragedy in 1965.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The last day in Yogya I met with Syarikat, an organisation trying to help the victims to find the truth of what happened to their families in and after 1965.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It was very touching, indeed, and even it is said that the years will heal all wounds, the truth is that the Indonesian society still suffers from the tragedy.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLKClbSrLnI/AAAAAAAAAZo/5XylB5Mlcrc/s320/n39.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;To me as a writer it is important to climb stairs with out handrails, to go into dark rooms to search for the truth that connects the future with the past through the present.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Here I am at the Sultan’s Palace in Yogyakarta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;At the end of the afternoon we had reached the last official event on the agenda: Meeting the local university press (Balairung UGM).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;When it was finished we had dinner at a street restaurant.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ7rs3AnPI/AAAAAAAAAYA/a1lkVADtCl4/s320/n40.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The final official event on my Indonesian book tour was “meeting the university press” in Yogyakarta. Here we are in front of the office.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The next morning at four it was time to start the travel – via Jakarta - back to Denmark. As kind as Tutu arranged to send Indra to meet me at the Jakarta airport to entertain me until we had to say: “See you soon.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ9SrbiRfI/AAAAAAAAAYI/39DxQJqZ3QY/s320/n41.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Time to say “see you soon” after my first visit to Indonesia after 43 years.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Indra and I at the Soekarno-Hatta airport in Jakarta. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Soekarno (Sukarno) and Hatta became the first president and vice-president, of Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;BACK IN DK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Shortly after arriving home in Denmark I was urged by Tutu to write a sequel to bring “The Forgotten Massacre” into a to days perspective.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It will be based on my experiences on the tour, the meetings, the discussions and the feed back from my readers.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I am working on it.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLJ9S6AfVoI/AAAAAAAAAYQ/9mJ13-lsON8/s320/n42.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The team behind the publication of "The Forgotten Massacre” in Indonesian language.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;From right to left: Tutu, the publisher; Me, the writer; Indra, the editor of the novel. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Here we are photographed at Ubud Writers and Readers Festival, Bali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;CONCLUSION&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Indonesia is the fourth biggest country in the world and the biggest Muslim society on the face of Earth. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It has been Muslim as long as Denmark has been Christian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Lucky wise none of the journalists I met asked my opinion about the Mohammed-cartoons. However they were discussed in private sessions. Not accusing Denmark, but in the search of trying to understand, why Kurt Westergaard, the cartoonist, wanted to offend so many people.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Even though the Christian population of Indonesia counts less than 5 % of the population Christmas, Easter and the ascension of Christ is celebrated as public holidays as respect for the Christian brothers and sisters.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I believe it tells a lot about what is in the heart of a people who has been under the yoke of colonial masters during more than 300 years and who’s tragedy in 1965 was set up by a superpower, who played Russian roulette with Indonesia and its population, just in order to get unobstructed access to the raw materials of the most shiny jewel of Asia.     &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;It was an intrigue carried out so refined that the Indonesians still to day believe they themselves were behind the tragedy.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;That to such a degree that most books and novels discussing the subject are banned by the High Court of Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;A few days after my novel was published in Indonesian language, a forum of about 30 scholars and professors from around the world concluded at a university conference in Singapore, that a discussion like the one in my book to ascertain the truth of who was behind the tragedy could not, at present time, be held in Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;With the request from Indonesia to write a sequel in order to bring ”The Forgotten Massacre” into a to days perspective one may say that the participants in the conference weren’t right, but proves what literature can provide.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="DA"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Peer Holm Jørgensen&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;- author&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;CREDITS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The tour was mainly financed by the publisher Mizan and partly (flight Denmark-Indonesia) by The Danish Art Council.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;PS: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;nterested parties in Indonesia are working on getting the novel on screen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLKDuDegobI/AAAAAAAAAZw/sl4dqVi15_0/s320/n43.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Announcement of the tour in REPUBLIKA, one of Indonesia’s biggest newspapers.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Remark the time and place for the cancelled event in Surabaya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;For the book review, you can check &lt;a href="http://indradya.blogspot.com/2009/07/forgotten-massacre.html"&gt;this article&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; text-align:justify;line-height:normal"&gt;&lt;span lang="DA" style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-498424994547971796?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/498424994547971796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2010/10/revisiting-land-of-my-heart.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/498424994547971796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/498424994547971796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2010/10/revisiting-land-of-my-heart.html' title='Revisiting The Land of My Heart'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TLKGPBA4eMI/AAAAAAAAAaA/DCJWDergG2M/s72-c/DSCN5283_resize.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-8577117566304015065</id><published>2010-09-24T08:06:00.010+07:00</published><updated>2010-09-24T13:30:48.314+07:00</updated><title type='text'>Iga Bakar Mas Giri</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TJwOPaU7PnI/AAAAAAAAASI/E7PEsu97zhc/s320/DSCN5919.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Jumpa lagi dengan saya Si Pelahap Maut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kali ini saya mau cerita soal kunjungan kenegaraan saya ke satu resto iga bakar yang relatif baru di Kota Bandung. Namanya "Iga Bakar Mas Giri". Saya pertama kali melihat resto ini karena kebetulan sedang melintas di depan Taman Pramuka di Jl. R.E. Martadinata (alias Jl. Riau) dengan Shogun saya yang keren itu. Jalan Riau memang terkenal dengan banyak resto/warung makan enak dan juga deretan &lt;i&gt;factory outlet&lt;/i&gt;-nya. Waktu itu restonya lagi rame, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;banner&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-nya juga gede dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ngejreng&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dengan warna dominan merah dan kuning. Mobil dan motor yang parkir hampir sama banyaknya di area parkir yang cukup luas, dan keramaian itu membuat nafsu makan saya curiga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sejak masuk dari pintu depan, aroma wangi daging iga yang sedang dibakar sudah tercium. Dapurnya memang terlihat dari ruang makannya, sehingga terkadang asap bakaran pun mampir menggoda hidung pengunjung. Ruangan di dalamnya lega, dengan meja kayu dan empat kursi untuk tiap mejanya. Pastinya resto ini cocok sekali untuk makan rame-rame dengan keluarga atau teman-teman. Pada akhir pekan, siap-siap &lt;i&gt;aja&lt;/i&gt;  kehabisan tempat. Resto ini menyediakan menu yang semuanya serba berbasis iga sapi. Sebut saja iga bakar, iga penyet, steak iga, sop iga, gule iga, sate iga goreng/bakar, nasi goreng iga, dan masih banyak lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Resto ini, berdasarkan keterangan yang saya baca di lembar menu, dimiliki oleh Sugiri. Pria ini pada 1996 hijrah ke Medan dan membuka warung kaki lima dengan berbagai macam menu, khususnya masakan ala Lamongan. Ternyata justru iga bakarnya yang diminati pengunjung. Alhasil, dia pun melebarkan sayap dengan membuka warung iga bakar di beberapa kota di luar Medan, hingga akhirnya buka di Bandung pada tahun ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pada kunjungan saya yang kedua ini (sebelumnya &lt;i&gt;udah&lt;/i&gt; pernah &lt;i&gt;sih&lt;/i&gt;), saya memesan nasi goreng iga dan paket iga bakar yang terdiri dari iga bakar + nasi putih + sambal + lalap. Tak lupa saya pesan seporsi tumis kangkung buat sayurnya. Iga bakar di sini dikawal dengan potongan salada, tomat, dan timun, plus masih ditemani semangkuk kecil kuah asin yang mirip sop. Maklum, iga bakarnya selalu disiram dengan bumbu kecap nan lezat. Jadi buat Anda yang kurang suka yang manis-manis, bisa celup-celup aja bakarnya ke sop ini.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TJwUNAF1UYI/AAAAAAAAASQ/XU2IRaj8kzQ/s320/DSCN5916.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Ini dia menu yang saya pesan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dan... wah, daging iganya empuk dan lezat banget! Mau dipotong dulu pakai pisau atau langsung digigit, dagingnya langsung 'tercerabut'...hehehe. Bagi beberapa orang, daging iganya mungkin terlalu manis. Tapi ini bisa dinetralisir dengan sambal yang disediakan satu pisin (yang cukup bikin keringetan, sebenarnya, kalau dimakan semua), atau dengan sop tadi. Nasi gorengnya sih tergolong biasa saja. Untung masih ada potongan-potongan daging iga yang agak besar dan tetap gurih dan empuk. Paling top ya ditambah tumis kangkung tadi. Kalau menyimak rasa daging iganya, rasanya nggak sulit membayangkan rasa sate iga atau gule iganya, yang sayangnya belum sempat saya cicipi berhubung keterbatasan alokasi di perut. Yang pasti saya akan kembali ke sini lagi kapan-kapan untuk membantai menu-menu yang belum sempat saya cicipi. Oh ya, kalau mau mampir ke sini, sediakan selalu uang pas. Terakhir saya makan di sini, resto ini belum menerima pembayaran elektronik.   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TJwUOAv5vrI/AAAAAAAAASY/1kHlU8CB2pA/s1600/DSCN5917.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TJwUOAv5vrI/AAAAAAAAASY/1kHlU8CB2pA/s320/DSCN5917.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520309474201026226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;&lt;i&gt;Hajar, bleh&lt;/i&gt;!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;Berikut ini daftar menu yang disediakan Iga Bakar Mas Giri:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;Iga bakar&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;   &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;19rb (kecil) / 27rb (besar)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;Iga penyet&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;   &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;19rb (kecil) / 27rb (besar)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial; font-size: small; "&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Steak iga&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;19rb (kecil) / 27rb (besar)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Sop iga&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;   &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;27rb&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Gule iga&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;   &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;27rb&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Sate iga goreng/&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;bakar&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;   &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;27rb&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Nasi goreng iga&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;15rb / 23rb&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Paket ayam &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;bakar/penyet&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;19-21rb&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Untuk minumannya, saya kira standar saja. Ada beberapa macam jus buah dengan harga rata-rata 10 ribu dan minuman lain seperti teh, kopi, dan teh botol. Oh ya, resto ini buka dari jam 11.00-23.00.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;Jadi, tunggu apa lagi? Sampai jumpa di warung makan berikutnya! Hajar, &lt;i&gt;bleh&lt;/i&gt;! :)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-8577117566304015065?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/8577117566304015065/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2010/09/iga-bakar-mas-giri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/8577117566304015065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/8577117566304015065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2010/09/iga-bakar-mas-giri.html' title='Iga Bakar Mas Giri'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TJwOPaU7PnI/AAAAAAAAASI/E7PEsu97zhc/s72-c/DSCN5919.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-447817004361486042</id><published>2010-09-06T16:38:00.019+07:00</published><updated>2010-09-20T16:57:18.327+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Musik'/><title type='text'>10 Album Musik Terkeren Versi Saya</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Gara-gara ada temen yang bikin tulisan tentang "10 Album Paling Keren" versi dia, saya jadi pengen ikut-ikutan bikin juga. Pada dasarnya saya suka segala segala jenis musik, dari metal, orkestra, sampai dangdut juga ayo. Lagu-lagu bergenre norak macam &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Keong Racun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Cinta Satu Malam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Susis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Putus Lagi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, dan sebagainya juga saya dengerin, walaupun cuma buat lucu-lucuan. Pada akhirnya kecenderungan saya memang lebih ke musik-musik keras, yang berformat band. Tak ada satu pun album penyanyi/musisi solo dari daftar di bawah ini. Bagi saya, format band sudah lengkap: ia menawarkan kualitas vokal, kejeniusan mencipta lagu, dan tentunya keterampilan individu para anggota band (vokalis, gitaris, basis, drummer, DJ, dll). Selain itu, lagu-lagu cadas jauh lebih terbuka terhadap penambahan unsur-unsur apa pun: rap, hip hop, orkestra, pop, elektronik, latina, dll. Musik keras saya anggap lebih jujur, apa adanya, dan sekaligus indah :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dulu saya biasa beli kaset dua kali dalam sebulan, sekali beli biasanya 1-2 kaset. Sekarang? Wah, berhubung udah kerja, fokus ke musik udah nggak seintens dulu lagi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Thank God&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; ada yang namanya Internet, semua album dari band-band favorit saya bisa diunduh dengan gratis, disimpan di &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;external hardisk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, lebih awet dan tidak makan tempat. Puluhan/ratusan kaset koleksi saya dulu udah nggak jelas di mana. Sebagian saya jual di Pasar Beringharjo buat uang makan (yah, dulu 'kan kadang-kadang saya miskin, sekarang sih....masih!), atau saya tinggalkan di Jogja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sebenarnya, tiap band yang saya tulis di sini punya lebih dari satu album yang bagus, atau malah punya album-album yang selalu bagus. Tapi berhubung judul tulisannya pakai angka 10, jadi saya batasi saja. Sekadar mengingatkan, ini cuma album-album musik favorit saya lho. Bukan untuk disetujui atau tidak. Lagian saya cuma iseng-iseng aja nulis daripada punya blog tapi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;nganggur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Jadi, silakan simak daftar "10 Album Terkeren" versi saya ini:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIXdbXFo_rI/AAAAAAAAARw/wE4TfeyYQQg/s1600/Limp_Bizkit_Significant_Other.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 318px; DISPLAY: block; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5514056780908920498" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIXdbXFo_rI/AAAAAAAAARw/wE4TfeyYQQg/s320/Limp_Bizkit_Significant_Other.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;1. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Limp Bizkit &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;- &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Significant Other&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (1999)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Awal tahun 2000-an, ada dua band "L" yang mengacak-acak dunia musik. Mereka adalah LB dan LP. Yang pertama jelas Limp Bizkit. Pertama kali dengar lagu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Nookie&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, langsung kelihatan bahwa band ini menawarkan sesuatu yang orisinal. Yang paling saya suka tentu racikan musiknya: vokal &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;hip hop&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-nya Fred Durst, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sound&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; gitar Wes Borland, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sound-sound&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; lain dari &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;turntable&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-ya DJ Lethal. Kombinasi semua itu bikin musik Limp Bizkit jadi rancak dan kaya elemen. Liriknya edan, nakal, nggak sopan, tapi musiknya doong... :) Beberapa lagu yang saya suka di album ini adalah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Break Stuff&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Re-Arranged&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;N Together Now&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Di luar album ini, siapa yang yang nggak kenal lagu-lagu keren macam &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;My Generation&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Rollin'&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Take A Look Around&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;soundtrack&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; film &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mission Impossible 2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Siginificant Other&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; terjual di atas 16 juta kopi di seluruh dunia. Album-album lain seperti &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Three Dollar Bills, Y'All &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(1997), &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Chocolate Starfish and the Hotdog Flavored Water &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(2000), &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Results May Vary &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(2003) juga tidak kalah keren. Sekarang ini saya lagi mau beli album teranyar Limp Bizkit berjudul &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Gold Cobra &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;yang baru dirilis tahun 2010 ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIXdbNcoWHI/AAAAAAAAARo/Ru0jGawrqRk/s1600/Linkin_park_hybrid_theory.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5514056778320992370" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIXdbNcoWHI/AAAAAAAAARo/Ru0jGawrqRk/s320/Linkin_park_hybrid_theory.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;2. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Linkin Park &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;- &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Hybrid Theory&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (2000) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Inilah band "L" kedua yang membombardir tahun 2000-an awal: Linkin Park. Menggabungkan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;nu metal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;rap metal &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;yang melodius dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;radio-friendly&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, dtingkahi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;growl&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; Chester Bennington dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;rap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-nya Mike Shinoda, adalah ciri khas band asal California ini. Lagu-lagu hitsnya tentu saja &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Crawling&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;In the End&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;One Step Closer&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Album-album berikutnya seperti &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Meteora&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Minutes to Midnight&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; juga keren. Tapi proyek sampingan LP berjudul &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Collision Course&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; yang digarap bareng &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;rapper&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; Jay-Z membuat warna lagu-lagu LP beda dan sangat hip hop. Yang juga beda adalah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Re-Animation&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, album yang berisi lagu-lagu LP lawas yang diaransemen ulang. Wuih, jadinya emang beda banget seperti denger lagu baru. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Album terbaru Linkin Park akan dirilis September ini, judulnya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;A Thousand Suns&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Can't wait to listen to their new songs&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIXcWRDS8II/AAAAAAAAARg/1KXUUiUhbT8/s1600/Ill_Ni%C3%B1o.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 300px; DISPLAY: block; HEIGHT: 300px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5514055593877500034" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIXcWRDS8II/AAAAAAAAARg/1KXUUiUhbT8/s320/Ill_Ni%C3%B1o.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;3. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ill Nino&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Revolution/Revolucion &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(2001)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Musik metal dicampur dengan racikan warna musik Latin, khususnya pada petikan gitar akustik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;espanola&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dan unsur perkusi yang ramai ditambah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;double pedal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; permainan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;drum&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-nya, plus &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;scratch&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dari DJ-nya. Vokal metal yang tinggi plus &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;growl&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Itu dia ciri khas Ill Nino. Sejak album ini, saya jadi selalu mengoleksi lagu-lagu mereka. Saya paling suka band-band yang punya karakter macam Ill Nino ini. Band yang lagu-lagunya selalu mudah dikenali pendengar karena ciri khas mereka itu. Dari album ini, saya suka tembang-tembang macam &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;What Comes Around&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;God Save Us&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Liar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ill Nino bahkan pernah membuat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;cover version&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; lagu milik Nirvana yang judulnya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Territorial Pissing&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Hasilnya? Sial, jauh lebih keren! Lagu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;grunge&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; itu disulap jadi lagu metal dengan petikan gitar akustik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;espanola&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; di bagian solo gitarnya. Dahsyaaat!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 297px; DISPLAY: block; HEIGHT: 300px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513735812921204482" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIS5gkKEnwI/AAAAAAAAARY/ldc7xhzTrNM/s320/UrbanDiscipline.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;4. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Biohazard&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Urban Discipline&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (1992)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Hardcore&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;! Kalau lagi dengerin lagu-lagu model begini, badan dan kepala rasanya pengen goyang-goyang semua, ibarat mau senam pagi. Pertama kali kenal &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;hardcore&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; pas masih SMA di Jogja dulu. Seorang teman bergigi berantakan dan berkacamata meminjamkan album ini kepada saya. Dan... jadilah ini salah satu album &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;hardcore&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; favorit saya. Yang namanya anak muda dulu 'kan masih suka denger yang cadas-cadas, apalagi dengan lirik-lirik berisi protes-protes sosial, diteriakkan dengan garang, dibungkus kocokan gitar bernada kasar dan patah-patah (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;staccato&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;). Asal jangan didengerin sambil makan bakso, nanti keselek! Wah, sedap nian deh pokoknya. Saya menyukai semua lagu di album ini. Beberapa nomor kesukaan saya di sini, sebut saja: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Urban Discipline&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Chamber Spins Three&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Modern Democracy&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Shades of Grey&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Setelah itu, saya lantas juga mencari-cari album Biohazard lain. Enak-enaklah lagunya. Kalo nggak salah, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;hardcore&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; mereka ini termasuk New York Hardcore. Maksudnya, gaya vokalnya kental dengan gaya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;hip hop&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;rap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; kayak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;rapper-rapper &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;dari Brooklyn itu. Album-album Biohazard sebelum dan sesudah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Urban Discipline&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; juga keren-keren.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIS5gCHFDQI/AAAAAAAAARQ/o2PW5euAmqw/s1600/Soulfly+primitive.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513735803781844226" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIS5gCHFDQI/AAAAAAAAARQ/o2PW5euAmqw/s320/Soulfly+primitive.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;5. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Soulfly&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Primitive &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(2000)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ini baru band dahsyat! Metal rasa Brasil yang digawangi mantan vokalis Sepultura, Max Cavalera, tapi tetap punya ciri khas tersendiri. Raungan gitarnya maut, tebal, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;full&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dengan permainan perkusi yang rancak dan ramai, kadang-kadang masih ditambahi efek elektronik di sana-sini atau... vokal wanita/anak kecil. Musik Soulfly sangat berbau &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;tribal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dan Brasil banget. Sering kali mereka menambahkan unsur bunyi-bunyian &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;berimbau &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;yang juga dipakai di dalam seni beladiri &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;capoeira&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Bunyinya mirip senar fals yang ditarik-tarik :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 287px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513734047145005602" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIS35yIOEiI/AAAAAAAAARI/my1w-3OKTTg/s320/Nirvana_Nevermind_album_cover.jpg" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Nirvana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Nevermind&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (1991)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masih ingat betul masa itu. Pertama kali saya mendengar tembang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Smells Like Teen Spirit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; di acara &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;America's Top 10&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; yang dipandu Casey Casem di RCTI dulu. Video klipnya yang suram (di lapangan basket dengan beberapa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;cheerleader&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;). Album ini bahkan menggeser sang Raja Pop Michael Jackson yang album &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dangerous&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-nya waktu itu merajai banyak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;chart&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; di seluruh dunia. Yeah, siapa sih yang nggak kenal lagu-lagu MJ macam &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Black or White&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; atau &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Will You Be There&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Pola gebukan drum &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Smells Like Teen Spirit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; adalah pola pertama yang saya pelajari ketika belajar main drum zaman SMA dulu. Dulu saya punya semua album Nirvana, lengkap! Sekarang entah udah ke mana semua album itu. Untung ada Internet, bisa unduh semua lagu Nirvana lagi :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa pernah mereka namai sendiri, musik Nirvana disebut-sebut sebagai pionir musik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;grunge/alternative rock&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Yang termasuk dalam genre terakhir itu di antaranya Pearl Jam dan Soundgarden. Sampai suatu hari, ayah saya memberitahu saya setelah menonton berita di TV, "Itu, vokalisnya Nirvana, mati bunuh diri." Yaahh...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIS35tbLwXI/AAAAAAAAARA/sYt7vpIb2_M/s1600/Live-MentalJewelry.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 314px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513734045882368370" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIS35tbLwXI/AAAAAAAAARA/sYt7vpIb2_M/s320/Live-MentalJewelry.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Live &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;- &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mental Jewelry&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (1991)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Band ini sebenarnya mulai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ngetop&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; di album kedua, tapi saya udah "melihat" potensi bagus mereka sejak album pertama ini (cieeee!). Single &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pain Lies on the Riverside&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dan tembang-tembang keren lain macam &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Operation Spirit &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The Beauty of Gray&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; benar-benar memukau saya. Musiknya rock dengan nuansa religius dan banyak dibalut unsur akustik. Liriknya juga keren. Gaya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;drummer&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-nya juga keren, dengan goyang kepala yang enak dilihat ketika sedang bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Live baru mulai mendunia lewat album berikutnya yang bertitel &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Throwing Copper&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Lagu-lagu hitsnya antara lain &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I Alone &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Iris&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Di album kedua itu, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sound&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; musik Live sudah berubah total dibandingkan album &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mental Jewelry&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; ini, lebih nge-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;rock&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dan berkurang unsur akustiknya. Album-album mereka belakangan malah menambahkan unsur orkestra ke dalam beberapa lagunya. Beruntunglah saya mengikuti Live sejak album pertama. Band bagus macam ini sudah langka sekarang (atau saya aja yang nggak tau?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIS35RZdGwI/AAAAAAAAAQ4/S7hx6uF3zWc/s1600/High+Live.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 315px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513734038358924034" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIS35RZdGwI/AAAAAAAAAQ4/S7hx6uF3zWc/s320/High+Live.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Helloween &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;- &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;High Live&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (1996)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Keren, keren, kereen! Band &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;speedmetal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; asal Jerman ini memainkan lagu-lagu terbaiknya secara &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;live&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; di album ini dan semua lagunya malah jadi tambah kereen! Warna vokal tinggi, raungan gitar yang melodius, ditingkahi rentetan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;double pedal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; yang gemuruh! Lagu-lagu top Helloween macam &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sole Survivor&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Eagle Flies Free&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Future World&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Power&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dibawakan tanpa sekalipun Andi Deris, sang vokalis, kendor meneriakkan suara tenornya yang luar biasa itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kereeen! :) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Yang asyik dari &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;speedmetal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; macam Helloween ini adalah lagu-lagunya relatif mudah dicerna telinga, bagi yang kurang suka metal sekalipun. Soalnya, terkadang mereka juga memainkan lagu balada yang manis. Dengar saja tembang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;In the Middle of a Heartbeat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIS35Kf1z4I/AAAAAAAAAQw/J2jOb6zYv80/s1600/FNM+king+for+a+day.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513734036506660738" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIS35Kf1z4I/AAAAAAAAAQw/J2jOb6zYv80/s320/FNM+king+for+a+day.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; 9. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Faith No More&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;King For A Day, Fool For A Lifetime&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (1995)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Banyak orang mengenal Faith No More (FNM) karena mereka me-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;remake&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; lagu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Easy&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-nya The Commodores. Tapi dari album inilah saya mengenal FNM. Band rock satu ini memang keren. Bagi sebagian orang, lagu-lagu FNM mungkin terdengar aneh dan tak mudah dicerna dalam sekali dengar. bagi saya juga begitu, tapi lama-lama saya bisa menikmati musik mereka. Mereka jago main &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;hard rock&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dengan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;growl&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (geraman) vokal yang gahar seperti di &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Digging The Grave &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(judulnya aja udah begitu!), dan kadang sedikit &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;jazzy&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dengan piano dan dentuman bas yang meliuk asyik seperti dalam lagu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Evidence&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Vokal Mike Patton juga disebut-sebut sebagai vokal terbaik untuk musik rock. Pendek kata, ini album keren lah!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIS340qK1jI/AAAAAAAAAQo/JHuuC3HtHsU/s1600/Built+to+last+-+SOIA.jpg"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513734030644401714" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIS340qK1jI/AAAAAAAAAQo/JHuuC3HtHsU/s320/Built+to+last+-+SOIA.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;10. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sick of It All&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Built to Last&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (1997)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huah! Satu lagi album &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;hardcore&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; paling keren sepanjang masa. Saya menyukai semua lagu dalam album ini. Dalam konser-konser SOIA, ada yang namanya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;wall of death&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Jadi, kerumunan ribuan penonton dibagi jadi dua sisi. Pada permulaan tiap lagu yang terpilih, mereka saling membenturkan diri ke sisi berlawanan. Tampak serem sih, tapi mereka baik-baik aja tuh :) Walapun &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;wall of death&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; ini disebut sebagai tradisinya musik metal, tapi SOIA-lah yang kerap disebut sebagai pencipta "permainan" itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;* Seandainya boleh menambahkan beberapa album lagi di luar yang sepuluh ini, saya akan menambahkan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The Spaghetti Incident?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-nya Guns 'N Roses, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Adios Amigos&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-nya The Ramones, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Joyride&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-nya Roxette ke dalam daftar ini. Atau malah King Ly Chee, band &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;hardcore underground&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; asal Hong Kong. Tapi... ah, album-album musik yang bagus itu banyak banget sih, 10 saja tak cukup untuk menulis semuanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-447817004361486042?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/447817004361486042/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2010/09/10-album-musik-terkeren-versi-saya.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/447817004361486042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/447817004361486042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2010/09/10-album-musik-terkeren-versi-saya.html' title='10 Album Musik Terkeren Versi Saya'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/TIXdbXFo_rI/AAAAAAAAARw/wE4TfeyYQQg/s72-c/Limp_Bizkit_Significant_Other.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-3522202800791583161</id><published>2010-08-30T08:42:00.009+07:00</published><updated>2010-09-16T14:16:22.553+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Paranoid dan Mengagungkan Diri Sendiri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/THsN0vNVy_I/AAAAAAAAAQI/a90bd0Tc8_k/s1600/mirror1.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: justify; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 175px; CURSOR: pointer" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5511013768694713330" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/THsN0vNVy_I/AAAAAAAAAQI/a90bd0Tc8_k/s320/mirror1.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 15px" class="Apple-style-span"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Dua orang Kristen tersesat di padang pasir Gurun Sahara kehabisan makanan dan minuman. Beberapa hari kemudian, dengan tubuh lemas karena sangat lapar dan haus, keduanya melihat dari jauh ada sebuah masjid.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Yang bernama Markus berkata kepada yang bernama Lukas, “Ada sebuah masjid di sana. Pasti di sana ada makanan dan minuman. Tetapi kita berdua harus mengubah nama Kristen &lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;kita menjadi nama-nama Islam. Kalau tidak, mereka akan membunuh kita berdua. Saya akan mengaku bernama Mohammad …”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Yang bernama Lukas mengatakan, “Tidak, saya yakin mereka orang baik. Saya akan tetap memakai nama asli saya.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Singkat cerita, keduanya sampai di halaman depan masjid dan bertemu dengan seorang Imam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Markus memperkenalkan diri: &lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;, Bapak Imam, nama saya Mohammad ….”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lukas berkata, “&lt;/span&gt;&lt;em style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Syalom&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;, Bapak Imam, nama saya Lukas.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Imam Masjid itu segera memanggil pembantunya dan berkata: “Segera bawa makanan dan minuman paling enak. Tetapi hanya untuk sahabat kita yang bernama Lukas ini,” kemudian dia memandang kepada Markus, dan berkata: “Mohammad, saya harap Anda tentu ingat bahwa sekarang ini bulan puasa!”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;em style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;REFLEKSI:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Bersikap terlalu apriori dan paranoid akan merugikan dirimu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px; outline-: initial"&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: center; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;------------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seorang bule sedang berziarah di kuburan istrinya dengan membawa serangkai bunga segar. Setelah berdoa sebentar dia meletakkan rangkaian bunga tersebut di pusara almarhum istrinya.&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Tak jauh dari situ dia melihat seorang laki-laki Tionghoa juga sedang sembahyang di kuburan ayahnya. Setelah sembahyang dia melihat laki-laki Tionghoa itu meletakkan beberapa jenis makanan dan minuman di depan pusara almarhum ayahnya itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Si bule tersenyum dan menggeleng-geleng kepala melihat ritual yang baginya ganjil itu. Dengan sedikit bernada mengejek dia berkata kepada laki-laki Tionghoa, “Kapan kira-kira ayahmu akan makan dan&lt;/span&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;minum semuanya itu?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Laki-laki Tionghoa itu menjawab tenang: “Kira-kira waktunya sama dengan ketika istrimu mencium bungamu itu.”&lt;em style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;em style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;REFLEKSI: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Sering kita terlalu mengagungkan diri sendiri, sering melihat ke luar diri kita, suka menilai orang lain secara negatif, tanpa mau melihat bagaimana diri kita sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify; PADDING-BOTTOM: 0px; LINE-HEIGHT: 1.22em; MARGIN: 0px 0px 1em; OUTLINE-STYLE: none; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-TOP: 0px" class="yiv1235195825MsoNormal"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;em style="LINE-HEIGHT: 1.22em"&gt;&lt;span style="LINE-HEIGHT: 1.22em; OUTLINE-STYLE: none; outline-: initial"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-3522202800791583161?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/3522202800791583161/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2010/08/paranoid-dan-mengagungkan-diri-sendiri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/3522202800791583161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/3522202800791583161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2010/08/paranoid-dan-mengagungkan-diri-sendiri.html' title='Paranoid dan Mengagungkan Diri Sendiri'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/THsN0vNVy_I/AAAAAAAAAQI/a90bd0Tc8_k/s72-c/mirror1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-4626567495934446100</id><published>2010-08-27T08:15:00.035+07:00</published><updated>2010-09-16T14:19:23.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Kuliner'/><title type='text'>Bebek Goreng Slamet</title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/THcrd924MnI/AAAAAAAAAOo/YKDSV_QG3bI/s1600/Bebek1_resize_resize.JPG"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: left; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 240px; CURSOR: pointer" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5509920462932030066" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/THcrd924MnI/AAAAAAAAAOo/YKDSV_QG3bI/s320/Bebek1_resize_resize.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Itu yang pake helm si Pelahap Maut lagi parkir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Halo! Jumpa lagi dengan saya Si Pelahap Maut :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Kali ini saya mau cerita soal warung makan bebek goreng yang sebenarnya sudah belasan kali saya sambangi (mungkin juga lebih). Saya sendiri sudah lupa kapan dan bagaimana pertama kali saya mengetahui tempat ini. Yang jelas, lokasi terdekat dari saya ada di Jl. Buah Batu, hanya beberapa ratus meter dari pasar buku Palasari. Dan juga dekat dengan bekas kontrakan saya dulu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Luas warung makan ini agak besar, dan mudah ditemukan dengan spanduk hijau besar bertulisan "Bebek Goreng Slamet (Asli)". Pakai kata "asli" karena konon banyak warung meniru-niru nama ini sehingga pemilik aslinya mencantumkan kata itu. Warung ini adalah cabang dari warung aslinya di Solo. Buka dari jam 11.00 sampai jam 22.00. Tempatnya cukup bersih dan kapasitasnya lumayan. Selain di Buah Batu, satu cabang lagi di Bandung yang sudah buka ada di Jl. WR. Supratman, tak jauh dari toko buku Togamas. Klop &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;banget&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; buat saya yang doyan makan dan kutubuku. Cabang terbaru akan dibuka di Jl. Soekarno-Hatta, Bandung. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di sana saya biasa memesan bebek goreng remuk (dada atau paha). Yang dimaksud "remuk" di sini adalah bebek digoreng sampai sangat kering seperti nyaris seperti kerupuk. Rasanya gurih dan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;krenyes&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; sekali. Tapi hati-hati kalau makan bebek remuk, jangan sampai duri tulangnya itu ikut dimakan juga. Cukup preteli dagingnya yang renyah dan makan sedikit tulangnya yang masih memungkinkan untuk dimakan. Tentunya makan bebek goreng seperti ini tidak lengkap tanpa sambal. Nah, menurut saya di sinilah letak keistimewaan menu bebek ini: sambal korek! Rasa pedasnya sangat ganas, dan rasanya sangat lezat dan gurih. Saran saya, kalau Anda doyan makan pedas, lebih baik minta tambah porsi sambalnya, karena oleh pelayannya biasanya cuma dikasih sedikit dalam satu pisin (mungkin karena rasanya sangat pedas, tapi buat saya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;sih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; sedikit banget). Kalau ada sisa sambal, biasanya saya bawa pulang buat dimakan di rumah. Sambal kayak begini memang cocok dimakan dengan menu apa saja. Saya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;aja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; kalau makan di sini selalu mandi keringat saking nikmatnya. Pelengkap makan sambil menggerogoti bebek goreng ini selain nasi adalah lalap. Kalau Anda datang berdua, minta lalap agak banyak, karena kalau &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;nggak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; diminta biasanya kita cuma dikasih satu porsi untuk berdua. Untuk minumnya, saya biasanya pesan teh botol, atau kadang-kadang soda gembira (biar gembira!). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/THcsf8voZUI/AAAAAAAAAOw/S_xAmvFytA4/s320/Bebek2_resize.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Menu bebek remuk yang biasa saya pesan :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Soal harga, menu bebek di sini cukup terjangkau. Untuk bebek goreng biasa, cukup ditebus dengan Rp15.000 per potong, untuk yang remuk Rp16.000 saja. Menu pelengkap lain standar saja: ada tempe dan tahu goreng. Untuk minuman, selain teh botol dan soda gembira, ada juga es jeruk, kopi, teh, dan jus buah (stroberi, jeruk, dsb).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;img alt="Bebek Goreng" src="http://www.bebekgorengslamet.com/images/bebek%20goreng.jpg" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Duh... tampak lezat banget tuh bebek goreng! :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pokoknya, bebek goreng dan sambal korek di sini &lt;em&gt;nendang&lt;/em&gt; deh! :) Oke, sampai jumpa di warung makan berikutnya. Hajar &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;bleh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-4626567495934446100?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/4626567495934446100/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2010/08/bebek-goreng-slamet.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/4626567495934446100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/4626567495934446100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2010/08/bebek-goreng-slamet.html' title='Bebek Goreng Slamet'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/THcrd924MnI/AAAAAAAAAOo/YKDSV_QG3bI/s72-c/Bebek1_resize_resize.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-1382808245979326770</id><published>2009-10-02T08:50:00.021+07:00</published><updated>2010-09-16T14:21:42.545+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sehari-hari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Lebih Dekat Dengan Peer Holm Jorgensen (1)</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SsmVaO2lBdI/AAAAAAAAAM4/TZ_k1BLtCX4/s1600-h/DSCN5283_resize.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; DISPLAY: block; HEIGHT: 320px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389002707021661650" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SsmVaO2lBdI/AAAAAAAAAM4/TZ_k1BLtCX4/s320/DSCN5283_resize.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Rabu, 30 September 2009&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bandara Soekarno-Hatta, pukul 11 siang. Setelah makan di warung padang terdekat (demi mengirit uang jajan) di area parkir Terminal 2D, saya langsung mejeng di lobi terminal itu untuk menunggu kedatangan Peer Holm Jorgensen, penulis novel &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;The Forgotten Massacre &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;(TFM), di depan pintu keluar. Di monitor Samsung besar di dinding, saya melihat keterangan bahwa pesawat Thai Airways nomor penerbangan 433 sudah mendarat. Sekitar 15 menit kemudian, penumpang-penumpang mulai keluar dari loket imigrasi. Dalam &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;e-mail &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;terakhirnya, dia bilang dia akan memakai kemeja biru, celana jins biru, dan sepatu sport &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Reebok&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. Tak sulit menemukannya di antara bule-bule yang baru keluar, dan pakaiannya persis seperti yang dijanjikan. Lagi pula, saya sudah sering melihat fotonya di buku yang ditulisnya, &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;The Forgotten Massacre&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;, yang telah diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh Penerbit Qanita/Mizan bulan Juni lalu. Setelah dua kali melambai, Peer segera menyadari kehadiran saya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Tingginya 185 cm, kurus, dan berkacamata. Bawaannya tidak banyak: satu tas tas kerja untuk laptopnya dan satu lagi koper beroda ukuran sedang untuk semua pakaiannya. Peer menyalami saya dengan hangat dan kami saling menanyakan kabar masing-masing. “Lucu sekali. Ketika turun dari pesawat tadi, saya tidak sedikit pun mendapatkan perasaan yang saya duga akan muncul ketika kembali ke negeri ini,” Peer bercerita. “Saya tidak merasa gembira meluap-luap atau dag-dig-dug, biasa saja. Mungkin nanti,” lanjut Peer sambil tertawa. Butuh beberapa menit bagi saya untuk “pemanasan” dan membiasakan diri dengan bahasa Inggris logat Denmark-nya, sampai akhirnya telinga dan lidah saya mulai terbiasa lagi dengan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;lingua franca &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;yang satu ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dari bandara, kami segera meluncur ke arah pusat kota Jakarta dengan Avanza sewaan. Sepanjang perjalanan, Peer banyak bercerita ini-itu. Segera saja kelihatan wataknya yang ramah, terbuka, dan doyan menceritakan apa pun. Hampir satu jam kemudian, kami memasuki pelataran sebuah gedung di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Ketika tiba di lobi hotel dan bertemu resepsionislah kami menyadari bahwa kami tersasar. “Ini Hotel Sofyan Cikini, Mas. Bukan Hotel Sofyan Betawi,” jelas si Mbak resepsionis.&lt;br /&gt;“Weks! Kok namanya Sofyan juga?” tanya saya kaget.&lt;br /&gt;“Ya, kami memang masih satu grup. Makanya ada nama Sofyan. Mau &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;check-in &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;sekalian?”&lt;br /&gt;“Wah, nggak Mbak. Soalnya saya sudah bikin reservasi di Sofyan Betawi. Makasih ya.” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah menanyakan lokasi hotel yang kami maksud, meluncurlah kami ke sana. Kali ini tentu tak salah lagi. Setelah membayar lunas biaya menginap untuk empat hari buat Peer dan satu hari buat saya, kami segera naik ke kamar kami di lantai 2. Setelah melihat kamar kami, kami turun lagi ke lobi dengan mengempit laptop masing-masing untuk &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;online&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. Ternyata mutu wi-fi di sini payah sekali, kalau tak bisa dibilang buruk. Setelah setengah jam bersabar, kami menyerah dan memutuskan untuk kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat. Jam 3 sore waktu itu. Peer meminta waktu untuk beristirahat dan kami berjanji bertemu lagi jam 6 sore untuk makan malam. Peer sebelumnya menolak tawaran saya untuk makan siang karena dia merasa masih kenyang karena sudah makan di pesawat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387814590781712306" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SsVc0w8157I/AAAAAAAAAMw/W7MtU8AUyhw/s320/DSCN5278_resize.JPG" /&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Hey, Indra, the Internet is real slow here!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Berhubung dia sedang beristirahat, saya kembali ke kamar saya, membuka laptop, dan menuliskan semua ini. Mari saya ceritakan dulu siapa Peer Holm Jorgensen itu. Pria 63 tahun ini dilahirkan di kota kecil Aars, Denmark, dan dibesarkan di ibu kota negara itu, Kopenhagen. Pada usia 16 tahun, dia memutuskan untuk minggat dari bangku sekolah dan bekerja sebagai asisten koki di sebuah kapal kargo demi memuluskan cita-citanya untuk berkeliling dunia. Pengalamannya berkeliling dunia memperoleh wawasan luas dan mendalam tentang keragaman jenis politik, karakter masyarakat dan manusia di seluruh dunia, ketika dunia masih riuh dengan konflik dan huru-hara skala internasional. Setelah puas menekuni berbagai macam profesi dalam bidang perkapalan, perfilman, dan konsultasi manajemen di berbagai negara, dia kembali ke Denmark dan mendirikan penerbit bernama Isotia untuk menerbitkan buku-buku yang berkaitan dengan masa depan umat manusia. TFM adalah buku ketiga yang ditulisnya. Peer datang ke Indonesia dalam rangka tur promosi buku TFM. Rencananya dia akan berkeliling Jakarta, Bandung, Surabaya, Ubud (Bali), dan Yogyakarta untuk tur ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Oh, ada yang menelepon ke kamar saya. Siapa lagi kalau bukan Peer. Saat itu sudah jam 6 lewat sedikit. Saya minta waktu untuk mandi dan sholat Magrib dulu. Sejujurnya saya tidak tahu mau mengajak Peer ke mana malam itu. Saat itu masih jam pulang kantor dan jalanan di banyak sudut Jakarta masih macet. Akhirnya saya putuskan untuk mengajak dia ke kawasan Jl. Sabang, satu ruas jalan di belakang Sarinah yang tenar dengan banyak warung kaki lima dengan menu yang enak-enak. Setelah berputar-putar, saya putuskan untuk mengajak Peer makan mie ayam bakso. Sekali lagi: mie ayam baso. Minumnya coca cola saja. "Saya tidak punya pantangan makan. &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;My mother taught me to eat what is put in front of me&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Peer tampak menikmati suasana makan di pinggir jalan itu. Makin lengkaplah suasana jalanan dengan peminta-minta, pengamen, dan banci. Bukan hanya dia satu-satunya bule yang makan di warung itu. Ada tiga pemuda pirang dengan santai menyambangi warung ini. Melihat penampilan mereka, saya curiga ketiga bule itu adalah bule gembel &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;backpacker &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;yang menginap di Jl. Jaksa. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389011063487971810" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SsmdApHZweI/AAAAAAAAANo/1yUDWB6aGBA/s320/DSCN5282_resize.JPG" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Peer makan mie ayam bakso di Jl. Sabang, Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Setelah makan malam dan membeli kartu SIM untuk ponsel Peer, kami segera menuju toko buku Gramedia di Grand Indonesia, sekadar mengecek display buku TFM dan melihat-lihat tempat diskusi buku untuk hari Jumat (1 Oktober). Peer dengan cepat segera menemukan rak yang men-display bukunya. Selang beberapa menit, seorang pria kantoran tampak tertarik dengan tingkah kami yang sedang asyik berfoto ria. Peer menegurnya dan menunjukkan foto dirinya di leaflet. "Ayo beli buku saya. Nanti saya tanda tangani, mumpung Anda ketemu saya sekarang," kata Peer berpromosi. Kemudian kami banyak bercakap-cakap tentang isi buku Peer dengan pria itu. Sayang, orang ini tidak punya banyak waktu untuk membaca, jadi dia urung membeli TFM. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389005022800119250" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SsmXhBzMBdI/AAAAAAAAANA/Eq6fH5aK1Jg/s320/DSCN5284_resize.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;"Ayo Mas, beli buku saya. Nanti saya tanda tangani."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Malam itu saya juga mendapat SMS dari rekan saya Fan-Fan bahwa TV One membatalkan wawancara yang tadinya dijadwalkan sekitar jam 7 atau 8 pagi. Penyebabnya tak lain adalah gempa dahsyat berkekuatan 7,6 SR yang berpusat di Pariaman, Sumatra Barat, yang getarannya terasa hingga ke Singapura dan Malaysia. Kemungkinan wawancara diundur ke Jumat pagi. Jadi, berhubung kami tak punya acara untuk Kamis pagi, saya mengusulkan agar kami pergi ke Tanjung Priok. Peer tentu saja menyetujui usul saya. Setibanya di hotel, Fan Fan sudah menunggu di lobi. Setelah menaruh barang-kamar kami di kamar, saya dan Fan Fan mampir dulu ke kamar Peer untuk ngobrol. Di sana kami banyak membicarakan isi buku Peer, masalah-masalah sosial-politik, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah ngobrol satu jam lebih, mata saya mulai protes meminta jatah merem berkali-kali. Peer tampaknya menyadari hal ini dan bilang, ”&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Are you falling asleep&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;, Indra?” Saya cuma nyengir dan menjawab bahwa saya sudah tak tidur sejak pukul 02.oo, gara-gara nonton Barcelona menang 2-0 atas Dynamo Kiev dan menyaksikan Liverpool dipermalukan Fiorentina 0-2. Saya dan Fan Fan kemudian pamit undur diri ke peraduan kami di kamar 259, persis di depan kamar Peer. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389005035046764082" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SsmXhvbA_jI/AAAAAAAAANI/8UkwsMlYjJM/s320/DSCN5285_resize.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Lagi minta tanda tangan Peer di buku saya&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Sebelum tidur, saya sempat menonton berita di TV dan menyaksikan liputan tentang gempa Pariaman itu. Innalillahi. Ratusan rumah hancur dan puluhan orang tewas. Persis sama dengan yang saya alami di Jogja tiga tahun lalu. Esoknya, ratusan wakil rakyat “angkatan” baru dilantik resmi sebagai anggota DPR setelah menginap selama empat hari di Hotel Sultan Jakarta dengan biaya menginap total Rp 4,2 juta per orang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Kamis, 1 OKtober 2009&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kami turun ke restoran hotel untuk sarapan. Peer lagi-lagi tak tampak enggan melahap makanan apa pun yang ada di depannya. Soal porsi, jelas saya jawaranya. Setelah sarapan, seperti yang sudah disepakati, kami menuju kawasan Tanjung Priok. Lewat beberapa &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;e-mail &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;sebelum dia datang, Peer memang sudah menanyakan kemungkinan berkunjung ke kawasan itu untuk “napak tilas”. Dalam buku &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;The Forgotten Massacre&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;, tokoh Kasper (yang tak lain adalah Peer sendiri), sering mengunjungi London Bar, satu dari banyak bar di kawasan pelabuhan itu yang banyak dikunjungi pelaut-pelaut asing yang sedang berlabuh. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389005047574955746" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SsmXieF-BuI/AAAAAAAAANY/dpzuy9BgloA/s320/DSCN5288_resize.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Peer kembali ke Tanjung Priok setelah 43 tahun&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya sendiri seumur hidup malah belum pernah pergi ke pelabuhan Tanjung Priok. Ingatan Peer akan masa lalunya di kawasan sekitar pelabuhan itu, 43 tahun lalu, membawa kami ke perkampungan kumuh di dekat tempat pelelangan ikan dan bau amis merebak ke mana-mana. “&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Now this is real Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;,” canda Peer menyaksikan semua itu. Ketika mampir ke Grand Indonesia malam sebelumnya, dia tampak tersentak melihat kemewahan mal itu. "Ini seperti bukan di Indonesia. Di Denmark tidak ada mal yang sebesar ini." Kehadiran Peer sempat menarik perhatian warga di situ. Setelah bertanya ke sana kemari, kami disarankan untuk menyeberang ke sisi sebelah untuk bertanya ke kantor Syahbandar. Petugas-petugas di kantor itu cukup ramah dan banyak menjawab pertanyaan kami. Kami sempat bungah mendengar informasi bahwa London Bar mungkin masih ada. Tetapi setelah mencari ke sana kemari, kami akhirnya menyerah. "&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Let it go&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. Seharusnya ada di sini, kalau melihat &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;crane &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;itu. Tapi sekarang sudah jadi perkampungan kumuh," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389005043631986338" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SsmXiPZ5FqI/AAAAAAAAANQ/1w3tI7J3tpA/s320/DSCN5289_resize.JPG" /&gt; &lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Peer "napak tilas" mencari London Bar di Tanjung Priok, tempat yang sering dia sambangi pada 1965&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah makan siang dengan menu cap-cay dan jus mangga di satu &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;food court &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;di Menteng Huis, kami kembali ke hotel untuk wawancara dengan wartawan Koran Tempo yang sudah menunggu. Wawancara dimulai sekitar jam 13.15 di ruang tamu kamar Peer, sementara saya mengetik artikel ini di meja di ruang yang sama. Menjelang jam 15.00, giliran seorang wartawati dari Republika yang mewawancarai Peer. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389005052735218130" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SsmXixURYdI/AAAAAAAAANg/Dv-ZXp1-Uw0/s320/DSCN5298_resize.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Wawancara dengan Koran Tempo, berlangsung hampir 2 jam&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Setelah selesai dengan urusan Peer, termasuk menemui tamu saya di lobi untuk urusan pekerjaan, saya berangkat ke Gramedia Matraman, menemui satu lagi calon penulis Mizan, dan langsung pulang ke Bandung. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-1382808245979326770?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/1382808245979326770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/10/lebih-dekat-dengan-peer-holm-jorgensen.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/1382808245979326770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/1382808245979326770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/10/lebih-dekat-dengan-peer-holm-jorgensen.html' title='Lebih Dekat Dengan Peer Holm Jorgensen (1)'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SsmVaO2lBdI/AAAAAAAAAM4/TZ_k1BLtCX4/s72-c/DSCN5283_resize.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-6619335836482396569</id><published>2009-07-24T14:08:00.013+07:00</published><updated>2010-09-06T16:31:23.950+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sehari-hari'/><title type='text'>UFO: Unidentified Fuckin' Object</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SmlfUXu8LwI/AAAAAAAAAMo/yirpyyo2b-w/s1600-h/UFO5.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361921634934206210" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SmlfUXu8LwI/AAAAAAAAAMo/yirpyyo2b-w/s320/UFO5.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Boleh percaya boleh tidak, tapi kemarin waktu pulang dari kantor saya melihat benda asing melayang di salah satu rumah di kompleks perumahan tempat saya tinggal. Tadinya saya kira itu cuma balon iklan terbang terlalu rendah. Tak sampai setengah menit, benda itu sudah langsung melesat pergi. Dengungnya nyaris tak terdengar. Berhubung saya selalu membawa kamera ke mana-mana, akhirnya benda asing tadi berhasil saya potret. Ini dia. UFO? Entahlah. &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Maybe we're really not alone all this time...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-6619335836482396569?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/6619335836482396569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/07/ufo-unidentified-fuckin-object.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/6619335836482396569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/6619335836482396569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/07/ufo-unidentified-fuckin-object.html' title='UFO: Unidentified Fuckin&apos; Object'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SmlfUXu8LwI/AAAAAAAAAMo/yirpyyo2b-w/s72-c/UFO5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-2923588386121247689</id><published>2009-07-21T14:54:00.013+07:00</published><updated>2010-09-06T16:29:39.535+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Kuliner'/><title type='text'>Lontong Kari Kebon Karet</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SmWG4A6SjhI/AAAAAAAAAMQ/lmmgkNERJsE/s1600-h/DSCN5082_resize.JPG"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360839228329725458" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SmWG4A6SjhI/AAAAAAAAAMQ/lmmgkNERJsE/s320/DSCN5082_resize.JPG" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;Setelah lama tidak berwisata kuliner, kali ini saya penasaran ingin mencicipi lontong kari. Dan salah satu warung lontong kari ternama di Bandung terletak di Kebon Karet. Saya pernah melihat salah satu episode Wisata Kuliner-nya suhu makan, Bondan Winarno, tentang tempat ini. Siang menjelang sore itu Sabtu lalu (18/7), meluncurlah Suzuki Shogun saya ke Gang Kebon Karet, tak jauh dari Stasiun Bandung. Berhubung baru pertama kali ke tempat ini, saya langsung &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;nyelonong &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;masuk ke gang sempit ini (lebarnya tak sampai 1,5 meter) dan parkir di depan warung itu, tanpa mengetahui sebelumnya ada parkir khusus motor di gapura sedikit di dalam gang masuk. Di pinggir jalan juga ada banyak mobil parkir yang sepertinya pengunjung warung ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung gangnya sempit, maka bentuk warung ini pun jadi memanjang dan terbagi jadi dua bagian, di kanan dan kiri gang. Tempatnya bersih, berlantai keramik, dan tampak jadi satu dengan rumah induknya. Saya memesan dua porsi lontong kari biasa. Sebenarnya ada menu lontong kari spesial. Bedanya, yang spesial ada tambahan setengah potong telur rebus. Sebagai pelancar tenggorokan, saya memesan semangkuk es campur. Tak sampai 10 menit kemudian, pesanan saya datang. Penyajian lontong karinya cukup sederhana. Lontong yang berbentuk kotak dibelah-belah menjadi beberapa bagian, lalu tiap bagiannya dipotong kotak-kotak kecil. Ada potongan-potongan daging sapi rebus empuk dan kuah santan berbumbu rempah di atasnya. Lalu ada kacang kedelai goreng, lalu bawang goreng, emping, dan terakhir seiris jeruk nipis. Saya mencicipi kuahnya terlebih dulu, karena biasanya di sinilah letak penentuan enak tidaknya makanan berkuah. Dan? Hmm... gurih sekali! Menurut lidah saya, ada 14 macam rempah yang dimasukkan ke dalam kuah santan Lontong Kari Kebon Karet. Sebut saja cabe merah, bawang merah, bawang putih, kunir, lengkuas, kemiri, ebi, kayu manis, pala dan lain-lain yang disatukan untuk dicampurkan menjadi gurihnya kuah santan. Keempat belas rempah inilah yang mungkin membuat rasa lontong karinya berbeda dengan warnanya yang kemerah-merahan. Meskipun banyak rempah yang dimasukkan, rasa kuahnya tetap ringan dengan citarasa yang juga terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 240px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360841509904884290" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SmWI80cMokI/AAAAAAAAAMY/3CwLLhRVC64/s320/Lontong+Kari+Kebon+Karet.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan es campurnya? Hmm...bukannya tidak enak, tapi harus saya akui bahwa es campur kali ini sedikit di bawah harapan. Campurannya standar: irisan alpukat, kolang-kaling, cincau hitam, sekoteng merah, susu coklat, dan es serut. Penggunaan susu coklat di sini memang membuat kuah es jadi berwarna coklat. Tidak biasa, memang. Tapi rasanya kurang cocok memakai susu kental coklat untuk es campur. Tapi secara keseluruhan, okelah lontong kari di gang sempit ini, walaupun saya pernah juga makan lontong kari dengan kegurihan yang hampir sama di kaki lima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya hendak pulang, untuk memutar balik motor, saya harus masuk agak ke dalam gang sebelum menemukan ruang yang cukup untuk memutar. Di depan gang, saya dicegat seseorang yang tampaknya tukang parkir di situ, karena memang ada beberapa motor terparkir di ujung gang masuk. "Ini gang warga, soalnya," katanya saat ditanya kenapa dia minta duit. Saya lemparkan tiga keping Rp 200 ke telapak tangannya dengan tidak ikhlas dan segera menarik gas secepatnya. Apa saya akan kembali ke sini? Ya, mungkin saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, ini daftar harga di warung ini selengkapnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan:&lt;br /&gt;Lontong Kari Rp 9.000,-&lt;br /&gt;Lontong kari Spesial Rp 10.000,-&lt;br /&gt;Soto Rp 10.000,-&lt;br /&gt;Baso Tahu Kuah Rp 7.000,-&lt;br /&gt;Nasi Goreng Rp 10.000,-&lt;br /&gt;Mi Baso Rp 7.500,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minuman:&lt;br /&gt;Es jeruk/kelapa/campur Rp 6.000,-&lt;br /&gt;Jus alpukat Rp 7.500,-&lt;br /&gt;Jus tomat Rp 6.000,-&lt;br /&gt;Teh botol Rp 2.500,- &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-2923588386121247689?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/2923588386121247689/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/07/lontong-kari-kebon-karet.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/2923588386121247689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/2923588386121247689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/07/lontong-kari-kebon-karet.html' title='Lontong Kari Kebon Karet'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SmWG4A6SjhI/AAAAAAAAAMQ/lmmgkNERJsE/s72-c/DSCN5082_resize.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-4266348675630609741</id><published>2009-07-17T13:14:00.017+07:00</published><updated>2010-09-06T16:28:09.498+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>MU dan Bom</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SmA_xd_XPKI/AAAAAAAAAMI/koyi3Uhm5ME/s1600-h/Marriotbombing.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 214px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359353675667422370" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SmA_xd_XPKI/AAAAAAAAAMI/koyi3Uhm5ME/s320/Marriotbombing.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Pagi ini, ketika sedang mengecek imel-imel dan membaca artikel di situs-situs berita, kabar tentang ledakan di Hotel Marriot dan Ritz-Carlton di Jakarta mengagetkan saya. Kurang dari satu jam kemudian, milis-milis yang saya ikuti pun mulai diramaikan oleh berita dan komentar seputar tragedi tersebut. Sempat tersiar kabar bahwa ledakan terjadi karena ada genset yang meledak. Ternyata bukan. Dua ledakan terjadi di dua hotel mewah tersebut. Di pintu tol Muara Angke juga dikabarkan ada ledakan, tapi belakangan dikonfirmasi bahwa ledakan itu berasal dari mobil yang terbakar. Entah kenapa. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Sampai tulisan ini dibuat, dikabarkan sudah ada 6 orang yang tewas akibat ledakan di hotel-hotel tersebut. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab tentang ini. Ada indikasi bahwa bom itu adalah bom bunuh diri, dan pelakunya menginap di lantai 18 di Ritz-Carlton/Marriot. Diduga, pelaku pemboman hendak memanfaatkan ajang internasional pertandingan eksibisi antara Manchester United vs Indonesia All Stars yang sedianya akan dilaksanakan pada Senin, 20 Juli nanti. Tim MU memang rencananya akan menginap di Ritz-Carlton. Dengan adanya insiden ini, muncullah wacana bahwa MU kemungkinan akan membatalkan kunjungan mereka karena situasi keamanan yang tidak jelas. Muncul pula dugaan-dugaan bahwa peledakan ini berkaitan dengan Pemilu Presiden yang dilaksanakan minggu lalu. Entahlah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Yang jelas, saya sebagai penggemar MU sudah was-was bahwa mereka akan membatalkan kunjungannya. Sayang kalau sampai terjadi. Bagaimanapun, kelancaran ajang pertandingan MU akan sangat besar dampaknya bagi promosi situasi keamanan di Indonesia. Semoga saja mereka tidak membatalkan kunjungannya ke Jakarta. Semoga saja mereka juga tidak berpikir seperti foto ini:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 148px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359317895707984306" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SmAfOzQRgbI/AAAAAAAAAMA/tyhH4pwb1GQ/s320/MU+hangus.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt; Apa pun, berdasarkan kejadian yang sudah-sudah, jika nanti pelaku peledakan tertangkap (semoga!), akan sangat menyedihkan dan membuat murka jika lagi-lagi pelakunya seperti gambaran berikut ini: berbaju koko, bersorban/berpeci, berlagak suci, pasang tampang saleh, dan berteriak-teriak "Allahu Akbar!" di pengadilan. Manusia-manusia ini semakin menjauhkan kesucian agama dari realitas sehari-hari, dan membuat semakin banyak orang apatis terhadap Islam. Saya sendiri berharap bukan orang-orang semacam ini yang melakukannya. Tak ada keuntungan apa pun selain nama baik Islam di mata dunia yang semakin merosot, sekaligus nama baik bangsa ini, kalau masih ada.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Teman saya nun jauh di Denmark sana bahkan sudah mengetahui kejadian itu dan bilang bahwa media di Denmark langsung melakukan penghakiman terhadap Islam, yang suka tidak suka masih dianggap agama keras dan intoleran oleh orang-orang Barat. Yah, menurut saya ada sedikit benarnya. Cap tersebut ada bukan hanya karena Barat punya stigma negatif terhadap Islam, tapi di sisi lain itu ada karena kegagalan kita sendiri dalam menampakkan wajah Islam yang lembut dan damai. Walaupun demikian, orang Barat yang intelek dan toleran memang lebih bisa memahami duduk perkara sebenarnya. Ini balasan imel teman saya dari Denmark: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Hello Indra,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yes it is sad and annoying, but this is what happens. But as I just have put on my fb: it doesnt change that Indonesia is a great nation with great people. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Hopefully MU will not change their plans. If they do the bad guys have won.&lt;br /&gt;Here the news use this to remind of the Bali bombing where three Danish girls were killed and then they relate it to islam! I guess those reporters are just born stupid.&lt;br /&gt;Here – in this country of milk and honey – people are shot dead in the streets of Copenhagen – and each week drunk drivers kill innocent people!&lt;br /&gt;By the way this is one of the reasons why I prefer to stay in small family owned hotels as I have informed Tutu as we plan my trip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;All my best&lt;br /&gt;Peer&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Yah, apa mau dikata. Sekarang kita tinggal menunggu dan mendukung penyelidikan oleh polisi. Semoga bangsat-bangsat ini cepat tertangkap dan dihukum mati. Orang-orang macam beginilah yang seharusnya digebukin fans sepakbola se-Indonesia sampai mati, dan bukannya malah gebukin wasit, sesama pemain, atau sesama penonton. Amin. []&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;PS:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; Berita terakhir yang saya baca di BBC dan Kompas menyatakan bahwa MU membatalkan rencana tur mereka ke Indonesia. "Para pemain sangat menyesal karena tak bisa bermain di Indonesia," kata Kapten MU Gary Neville. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;"Mau?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;"Tidak mau."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-4266348675630609741?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/4266348675630609741/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/07/bom-lagi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/4266348675630609741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/4266348675630609741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/07/bom-lagi.html' title='MU dan Bom'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SmA_xd_XPKI/AAAAAAAAAMI/koyi3Uhm5ME/s72-c/Marriotbombing.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-6446767415447074925</id><published>2009-07-13T09:02:00.013+07:00</published><updated>2010-09-06T16:37:59.526+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>The Forgotten Massacre</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SlqWEHEPFSI/AAAAAAAAALw/q5qOUxaaltM/s1600-h/FORGOTTEN+MASSACRE+convert.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; DISPLAY: block; HEIGHT: 241px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357759704071083298" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SlqWEHEPFSI/AAAAAAAAALw/q5qOUxaaltM/s320/FORGOTTEN+MASSACRE+convert.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Judul : The Forgotten Massacre&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Penulis : Peer Holm Jorgensen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Penerbit : Qanita/Penerbit Mizan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Terbit : Juni 2009&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Halaman : 452 hal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;“Mungkin kami memang terlibat dalam peristiwa itu. Saya sudah lupa …”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;- William Colby (Direktur CIA Divisi Asia Tenggara 1962-67, diucapkan pada 1990)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;"Novel ini mengajak kita membaca Tragedi 1965 melalui kacamata penulis Eropa. Sesuatu yang masih langka."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;- Noorca M. Massardi (pengarang/pewarta)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Novel ini diangkat dari pengalaman Peer Holm Jorgensen di Indonesia selama empat bulan terakhir pada tahun 1965 di Indonesia, saat kekuasaan Sukarno diambil alih oleh dewan jendral pimpinan mantan presiden Suharto yang didukung CIA. Inilah novel yang mempersembahkan sebuah realitas yang banyak orang tidak mengharapkannya benar-benar terjadi. Novel diuraikan dalam dua jalur paralel: Yang pertama, kita mengikuti keterlibatan CIA dan latar belakang organisasi tersebut. Jalur kedua, kita mengikuti tokoh utama, Kasper, pelaut Denmark, berusia 19 tahun, dan teman-teman sebayanya, saat melewati masa-masa menegangkan itu. Melalui jalur CIA, kita diperkenalkan kepada latar belakang organisasi itu dan perannya dalam peristiwa pembantaian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Novel ini juga menghadirkan budaya sosial di Indonesia, negara yang, meski telah dijajah ratusan tahun oleh Portugis, Belanda dan Ingggris, tetap percaya kepada pihak barat bahwa Indonesia, usai perang dunia II, menuliskan sebagian dari Deklarasi Kemerdekaan AS dalam konstitusi negara, khususnya bagian hak asasi manusia, dan membuat poster besar dengan kutipan pidato Gettysburg untuk menyambut Amerika sebagai aliansi baru. Tetapi Amerika tak datang. Bahkan setelah Sukarno menghubungi Washington, tak pernah ada jawaban sama sekali. Tahun 1958, Sukarno tak lagi berpihak kepada Barat dan terpikat pada Mao, yang pada saat itu eksperimennya diikuti hampir separuh umat manusia. Hal itu membuat CIA mengupayakan pembentukan kelompok paramiliter di Sumatra, sementara pada waktu bersamaan sebuah pasukan rahasia beraksi untuk keempat kalinya menyerang kawasan Indonesia Timur lewat pesawat pembom yang berpangkalan di Clark, Filipina. Serangan itu gagal karena seorang pilot ditembak jatuh oleh kapal Angkatan Laut Indonesia, dan diidentifikasi sebagai warga Amerika. Pasukan rahasia itu sendiri adalah salah satu alat CIA untuk menggiring pandangan atau sikap politiknya melalui jalur pendapat publik yang lebih independen. Setelah mengambil alih kantor Pasukan Strategis, yang dibentuk tahun 1942, di mana anggotanya mengaku bahwa mereka direkrut untuk memanfaatkan masalah kemanusiaan yang menyedot perhatian, CIA menciptakan mesin ajaib bernama Wurlitzer. Wurlitzer adalah sebuah mesin yang digunakan untuk membuat tipuan suara seperti bunyi hujan di atas genting, suara mesin mobil melaju, dan sebagainya. Sudah menjadi tradisi di bagian pemberitaan CIA untuk membuat-buat berita yang seolah-olah benar-benar terjadi di mana pun. Usaha itu berhasil. Berita-berita tersebut dipublikasikan oleh kantor berita tepercaya di seluruh dunia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Tugas terbesar di masa itu adalah mengirimkan ribuan orang Amerika ke kancah perang Vietnam, bukan dalam rangka membela tanah air. Bagaimanapun, pada awal tahun 60-an, sejumlah politisi Amerika telah menyerukan kepada AS agar bersikap lebih lunak menghadapi isu komunis. Menurut mereka, hal itu sepadan. Hal itu membuat CIA menghubungi Kantor Luar Negeri Inggris dan divisinya, yang berunding selama dua pekan di Singapura guna membuat rekayasa berita tentang Indonesia. Keterkaitan Inggris adalah memenuhi perjanjian tahun 1963 antara Kennedy dan McMillian untuk menyingkirkan Sukarno dalam waktu yang tepat.Di Indonesia, seorang agen CIA di kedutaan AS memiliki data 5000 nama penting anggota PKI yang harus dibunuh. CIA memberikan rekaman kaset kepada Presiden Sukarno berisi rembukan dewan jendral tentang kudeta menjatuhkan presiden pada awal Oktober, sehingga menurut CIA, Sukarno sangat gembira bisa bekerja sama dengan partai komunis. Isi rekaman kaset tersebut menyangkut kudeta yang dipimpin Kolonel Untung, kepala penjaga istana, agar bisa memimpin para jendral dan melindungi Sukarno.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Sebagaimana direncanakan CIA, partai komunis yang sebenarnya sama sekali tidak terlibat, dituduh menghabisi enam jendral, sehingga angkatan bersenjata punya alasan untuk mulai melaksanakan pembantaian. CIA menyerahkan daftar 5000 nama yang ingin mereka habisi dan menggunakan daftar itu pula untuk memeriksa hasilnya. Diselimuti bayangan perang Amerika di Vietnam, CIA, tanpa mengerahkan satu pun orangnya dalam peristiwa berdarah di Indonesia, meraih kemenangan mutlak yang membuka pintu bagi pebisnis Amerika untuk kembali beroperasi di permata paling bersinar di Asia, dengan cara memusnahkan jutaan orang dalam empat bulan tanpa merepotkan pihak barat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;KASPER&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kasper yang dibesarkan di Denmark pada masa Perang Dingin mendapat pelajaran bahwa orang Amerika adalah pihak yang benar dan komunis adalah sebaliknya. Ketika berusia 16 tahun, dia bergabung dengan kapal dagang untuk melihat dunia. Tiga tahun kemudian, setelah berkali-kali berkeliling dunia, hatinya tertambat pada Indonesia dan orang-orangnya. Pada Sepetember 1965, kebetulan ia berada di Jakarta, ketika terjadi kudeta menewaskan 6 jendral. Partai Komunis dituduh sebagai dalang kudeta. Dipimpin Suharto yang kemudian menjadi presiden, angkatan bersenjata Indonesia melancarkan perburuan besar-besaran terhadap semua anggota Partai Komunis. Dengan cepat semuanya berubah menjadi petaka. Empat bulan lamanya Indonesia menjadi arena pembataian massal terburuk sepanjang abad 20, tetapi dunia luar hampir tidak mendengarnya sama sekali. Tak seorang pun tahu bahwa yang memainkan kartu dalam peristiwa tersebut adalah CIA, yang juga telah bertindak sebaik mungkin menghilangkan jejak kematian satu juta orang Indonesia. Kisah ini menggambarkan apa yang bisa diperbuat seorang individu terhadap sesamanya, tanpa menghendaki melakukannya, ketika sebuah kekuatan besar bermain &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;roulette &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Rusia dengan negara asing beserta orang-orangnya. Di tahun 1965 begitu banyak yang ditawarkan dunia untuk lima pemuda yang beranjak dewasa. Mereka adalah Kasper, Nadia yang Indo Belanda, Thomas yang berdarah Jerman Timur, Jimmy dan saudaranya, Sophia, dari Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam buku ini kita dibawa masuk ke dalam kehidupan lima tokohnya, latar belakang mereka dan kita mengikuti kelimanya bertukar mimpi, harapan, dan rencana masa depan, eratnya ikatan persahabatan serta kisah cinta mereka, sementara suara pembantaian terpampang sebagai latar belakang, di sebuah masa di mana satu-satunya alasan bergabung dengan Pemuda Komunis adalah mengunjungi Pesta Dansa setiap Sabtu malam. Tetapi ini hanya berarti bukan hanya kematian sendiri, tetapi juga seluruh keluarga. Itu sebabnya mereka saling bergantung satu sama lain untuk bertahan hidup. Pertanyaannya adalah, apakah mereka, yang berbeda latar belakang etnis, budaya, pandangan politik, moral, agama (Nasrani dan Islam) dan sedikit persamaan, bisa saling memercayai? []&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-6446767415447074925?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/6446767415447074925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/07/forgotten-massacre.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/6446767415447074925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/6446767415447074925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/07/forgotten-massacre.html' title='The Forgotten Massacre'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SlqWEHEPFSI/AAAAAAAAALw/q5qOUxaaltM/s72-c/FORGOTTEN+MASSACRE+convert.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-4188991754808580431</id><published>2009-07-09T14:01:00.006+07:00</published><updated>2010-08-26T12:00:54.812+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Musik'/><title type='text'>The King is Dead</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SlWV54X2RdI/AAAAAAAAALo/m7H1xo1OFCM/s1600-h/michael_jackson_wallpaper_02.gif"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356352153444566482" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SlWV54X2RdI/AAAAAAAAALo/m7H1xo1OFCM/s320/michael_jackson_wallpaper_02.gif" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SlWQNLynlDI/AAAAAAAAALg/N_1_rjvOKJ0/s1600-h/michael_jackson_wallpaper_02.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;In Memoriam: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Michael Jackson (1958 - 2009) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"... even the king now has bowed to the King of the kings."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pendeta Lucious Smith, 7 Juli 2009, Staples Center, Los Angeles. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-4188991754808580431?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/4188991754808580431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/07/king-is-dead_09.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/4188991754808580431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/4188991754808580431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/07/king-is-dead_09.html' title='The King is Dead'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SlWV54X2RdI/AAAAAAAAALo/m7H1xo1OFCM/s72-c/michael_jackson_wallpaper_02.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-5249170245129277975</id><published>2009-06-25T09:39:00.010+07:00</published><updated>2010-08-26T12:03:45.231+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>Spiderman Bertobat!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VE5NvpKGb-U/Sj26uLurFoI/AAAAAAAAC9Q/HMLDTk-erfY/s1600-h/spiderman.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Baru nemu gambar ini di situsnya KDRI. Belum pernah liat Spiderman sholat kan? Hihihi! Menilik bahasanya, tampaknya si desainer iseng yang bikin gambar ini berasal dari Turki. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Whatever&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, nikmati saja! :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SkLoSFkpSCI/AAAAAAAAALY/AzOMfnUsBhc/s1600-h/spiderman.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351094704700737570" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 198px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SkLoSFkpSCI/AAAAAAAAALY/AzOMfnUsBhc/s320/spiderman.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-5249170245129277975?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/5249170245129277975/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/06/spiderman-bertobat.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/5249170245129277975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/5249170245129277975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/06/spiderman-bertobat.html' title='Spiderman Bertobat!'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SkLoSFkpSCI/AAAAAAAAALY/AzOMfnUsBhc/s72-c/spiderman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-1998391752887611296</id><published>2009-06-18T08:58:00.013+07:00</published><updated>2010-08-26T12:05:11.067+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Travellous</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SjmgCuKmGbI/AAAAAAAAALA/KcbJrbNiUTg/s1600-h/travellous.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348482001091828146" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 166px; CURSOR: hand; HEIGHT: 219px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SjmgCuKmGbI/AAAAAAAAALA/KcbJrbNiUTg/s320/travellous.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Judul : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Travellous&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Andrei Budiman&lt;br /&gt;Penerbit : Travellous Publishing, Yogyakarta&lt;br /&gt;Terbit : 2009&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membaca buku ini karena rekomendasi kenalan saya. Waktu itu saya mendatangi satu pertemuan anggota CouchSurfing dan Hospitality Club, dua situs jejaring sosial khusus &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;traveler &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;atau &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;backpacker&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, di sebuah rumah anggota di kawasan Cimahi. Namanya juga kumpul-kumpul para pelancong, obrolannya ya tidak jauh dari jalan-jalan. Nah, di acara itulah disinggung buku ini. “Udah baca &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Travellous&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;? Lucu lho,” begitu kata salah seorang peserta kumpul-kumpul. Karena penasaran, dalam suatu perjalanan dinas kantor ke Jakarta, saya mencomot buku bergambar sampul menarik ini sebagai salah satu buku yang saya borong di keranjang belanja saya. Kebetulan waktu itu sedang ada diskon 30% &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;all items &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;di Gramedia Grand Indonesia, Jakarta. Hanya tersisa dua eksemplar &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Travellous&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; waktu itu, dan ini bikin saya tambah penasaran. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Setelah saya baca, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;well&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, apa mau dikata, cerita buku ini lumayan menarik. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Travellous&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; berkisah tentang perjalanan penulisnya, Andrei Budiman, berkeliling di beberapa negara Eropa. Andrei bercita-cita mengelilingi benua itu dengan biaya super irit. Ia pun mencari-cari cara untuk pergi ke sana, dan sebuah beasiswa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;workshop&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; membuat film di Perancis berhasil didapatnya. Dari situlah jalannya melancong berkeliling Eropa terbuka. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wataknya yang cukup nekat membuatnya pergi ke Singapura dan Malaysia lebih dulu guna memburu tiket murah. Sepanjang perjalanan ke sana, banyak kejadian kocak dan ajaib yang dialami Andrei. Misalnya, ia kebetulan bertemu dengan seorang bos asal Banjarmasin, kampung halaman Andrei, dan ia pun bisa menginap di hotel mewah dan makan enak atas tanggungan si bos. Andrei bahkan mendapat sedikit uang saku untuk melanjutkan pelancongannya. Kejadian lain adalah ketika ia berhasil mendapatkan tiket pesawat PP ke Belanda seharga $ 400 saja, setelah pada suatu siang sukses menggombali seorang wanita manajer sebuah biro perjalanan di Kuala Lumpur. Sorenya, ia pun berangkat. Pesawat bahkan sempat transit di Brunei dan Thailand dulu. Di mana pun, Andrei selalu berkenalan dengan orang lain. Entah dengan sesama penumpang atau sekalian dengan pramugari dan pramugaranya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Singkat cerita, ia sampai di Belanda. Sebelum meneruskan perjalanan ke Perancis, ia tinggal dulu di sana selama beberapa hari. Di tempat mana pun yang ia singgahi, sepertinya ia selalu mendapatkan pengalaman seru. Misalnya, ia mendapatkan pekerjaan magang untuk dua minggu sebagai pekerja kasar di sebuah perusahaan percetakan. Untuk menuju tempat kerja dari rumah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;host&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; Andrei, ia mesti bersepeda sejauh 15 kilometer. Dalam satu perjalanan pulang, ban sepedanya bocor. Andrei dibantu seorang gadis yang kebetulan lewat. “Di sini apa-apa harus mandiri, termasuk menambal ban sepeda kita sendiri,” begitu kata si gadis yang nantinya akrab dengan Andrei ini. Cukup menyentil juga, mengingat di sini kita bisa menemukan tukang tambal ban setiap beberapa puluh atau ratus meter.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Singkat cerita, Andrei berhasil tiba di Paris, Perancis, untuk memulai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;workshop &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;film di sana. Ia berteman dekat dengan Ling dan Jules, dua gadis asal Cina dan Hong Kong. Hubungan mereka bahkan nyaris bisa disebut cinta segitiga. Selain berkeliling Perancis, ketika masa libur tiba, ia pun sempat ber-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;backpacking &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ria bersama Jules ke beberapa negara Eropa seperti Swiss, Jerman, dan Belgia. Andrei memang lebih banyak bercerita soal pengalaman pribadinya dan hal-hal ringan yang ia lihat sepanjang perjalanannya. Ia juga terbilang luput mendeskripsikan secara menarik dan terperinci negara-negara yang ia kunjungi, misalnya bangunan, makanan, sejarah, dsb. Tapi, yah, setiap pelancong punya keinginan berbeda-beda tentang apa yang ingin mereka lihat dan alami di negara yang mereka kunjungi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sayangnya, buku ini memiliki cacat yang cukup banyak. Yang paling mencolok adalah kesalahan ketik dan tata bahasa yang amburadul. Saya tahu persis bahwa sebuah buku, yang isinya ringan sekalipun, tidak harus baku ketika menggunakan bahasa baku. Itu sih tergantung kepintaran penulis dan penyunting dalam menggarap sebuah naskah. Penulis (atau editornya), misalnya, sama sekali tak paham bahwa ada yang namanya imbuhan kata kerja pasif (di-, seperti dalam kata ‘ditulis’) dan kata depan (di, seperti dalam kata ‘di rumah’). Cacat lain adalah penggunaan bahasa Inggris yang sering kali &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ngaco&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Contoh: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;what I should to do now? Looking for the solve problem on the Internet&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Atau ini: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;this time for me to looking for the hostel&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Kalau Anda tidak tahu di mana letak kesalahannya, berarti bahasa Inggris Anda sama parahnya dengan penulis buku ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Cacat-cacat seperti yang saya sebutkan di atas sangat menganggu kelancaran membaca. Padahal buku ini punya editor, dan bahkan editornya pun menulis kata pengantar. Dalam kata pengantarnya, Enno, si editor, menulis begini: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dalam mengedit pun tak banyak yang saya lakukan. Tulisan Andrei tidak terlalu parah. Tidak ada salah ketik atau eja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Hah? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Nggak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; salah nih? Pantas saja tulisan di buku ini lumayan amburadul, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;lha &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;si editornya saja bilang “tak banyak yang saya lakukan”. Mungkin ia terbuai dengan kisah petualangan Andrei dan lupa mengedit. Sayang sekali ketika cerita menarik harus tampil cacat hanya karena editingnya tidak serius. Padahal sebenarnya Andrei punya pengalaman menarik dan kocak. Caranya bertutur pun lumayan enak dan lugas. Buku ini bahkan lebih enak dibaca daripada buku &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Back Europe Pack - Keliling Eropa 6 Bulan Hanya 1000 Dollar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; tulisan Marina Silvia yang membosankan itu. Bagaimanapun, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Travellous &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;cukup lumayan kalau diniatkan untuk dibaca sebagai hiburan. Untuk tahu bagaimana nikmatnya perjalanan berkeliling dunia. Lebih dari itu, tak usah berharap terlalu banyak.[] &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-1998391752887611296?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/1998391752887611296/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/06/travellous.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/1998391752887611296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/1998391752887611296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/06/travellous.html' title='Travellous'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SjmgCuKmGbI/AAAAAAAAALA/KcbJrbNiUTg/s72-c/travellous.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-7772682674779038455</id><published>2009-03-11T17:08:00.012+07:00</published><updated>2010-08-27T13:32:24.160+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Tips Internship untuk AIESECer (Bag. I)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/THdaUFdMJTI/AAAAAAAAAPY/79Cx3LTPgkA/s1600/Ukrainian+sisters.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/THdaUFdMJTI/AAAAAAAAAPY/79Cx3LTPgkA/s320/Ukrainian+sisters.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5509971970219582770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Banyak orang, khususnya anggota AIESEC, yang bertanya kepada saya bagaimana mempersiapkan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;internship&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (magang) ke luar negeri sebagai bagian dari program pertukaran (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;exchange program&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;) di AIESEC. Daripada saya harus menjawab pertanyaan-pertanyaan itu satu per satu, lebih baik saya menulis satu artikel khusus mengenai hal ini di blog JOS.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Buat para calon trainee (atau sekarang istilahnya EP—E&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;xchange Participant&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, dulu namanya SN—&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Student Nominee&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;), tentunya paham bahwa setelah lolos dari berbagai macam tes, nama dan CV kita akan masuk ke dalam satu daftar (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;list&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;). Di dalam daftar itu, kita berhak memilih dan dipilih. Kita berhak memilih &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;TN Taker&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; di seluruh dunia dan begitu juga sebaliknya. Jika kita sudah sampai pada tahap ini, berbahagialah karena kita termasuk orang-orang terpilih. Dan kalau banyak tawaran datang ke kita, artinya CV kita memang keren punya. Kalau banyak tawaran datang, kita jadi leluasa memilih. Berikutnya, semua adalah masalah manajemen (pengelolaan), entah itu manajemen waktu, dana, persiapan kerja, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa tips dari saya sebelum berangkat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;internship&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pastikan diri kita untuk memilih TN Taker yang segala deskripsinya sesuai dengan kemampuan kita dan akomodasinya mencukupi. Artinya, jangan asal pilih. Kalau negara pilihan kita tergolong jauh (dan berdampak pada biaya perjalanan), pastikan juga bahwa gaji kita di tempat kerja nanti minimal bisa menutup semua pengeluaran kita alias break even point (atau paling tidak mengurangi). Buatlah daftar TN yang kita sasar, kirim imel ke setiap manajer TN, nyatakan bahwa kita tertarik dengan TN-nya dan minta informasi lebih terperinci. Jangan hanya mengirim ke satu TN, tapi kirim sebanyak-banyaknya! Pertimbangkan juga soal waktu: apakah persiapan kita cukup dengan waktu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;internship&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;? Apakah cukup waktu untuk mengurus visa (atau paspor bagi yang belum punya)? Bagaimana dengan dana? Well, untuk yang satu ini, suka tidak suka memang harus merogoh kocek sendiri. Minta/pinjam ortu, pakde, om, tante, menggadaikan motor, bekerja, cari proyek, dsb. Banyak cara. Yang jelas, hampir tidak ada institusi resmi yang mau menanggung biaya perjalananmu. Kecuali bosnya bapakmu sendiri (iya dong, emangnya situ siapa??). Karena itu, dibutuhkan kelihaian manajemen dana dan waktu di sini. Tidak perlu terburu-buru mendapatkan TN, pilih yang durasinya pas dengan waktu yang kita punya. Saya saja harus menunggu sampai setahun untuk bisa benar-benar matched. Sebelum itu, sudah banyak tawaran dari beberapa negara seperti India, Venezuela, dan Turki. TN Taker dari Turki bahkan menelepon saya langsung dari sana, tapi gara-gara manajer TN dari AIESEC sana tidak becus mengurus, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;internship&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; pun batal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Apa saja yang harus ditanyakan kepada manajer TN? Banyak sekali, di antaranya: akomodasi, gaji, bahasa, budaya, kurs harga-harga kebutuhan pokok, suhu udara, binatu (seandainya tidak ada mesin cuci di tempat tinggal kita), ongkos-ongkos transportasi (dalam dan luar kota, sendainya kita mau jalan-jalan), dan berbagai fasilitas lain yang ditawarkan oleh local committee/LC sana (misalnya: kupon makan dan nonton bioskop gratis, atau kursus bahasa negara itu. Dulu saya di Ukraina juga diajari bahasa Rusia, walau cuma informal sama anak AIESEC juga). Lakukan juga riset kecil tentang negara yang akan kita datangi. Ini ada imel dari OCP LC Dnipropetrovsk di Ukraina pada masa-masa awal &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;engagement&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (ini sih istilah saya sendiri) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Date: Mon, 1 Oct 2007 23:22:49 +0300&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;From: "Anastasiya Belous" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="FONT-STYLE: italic" face="georgia"&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;br /&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="FONT-STYLE: italic" face="georgia"&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;To: "Indradya SP" &lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com  style="FONT-STYLE: italic; font-family:georgia;"&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Subject: Re: From Indra-Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com  style="FONT-STYLE: italic; font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Hello again=) something is wrong with my internet connection-I cannot be there=(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;em&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; so, how are you doing I am very surprised:you even know about Shevchenko!!!wow!football(soccer) fan???=))) we are fond of it too here=)) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I've sent your CV to our managers and tomorrow they will give me an answer! the begining of December is really perfect!!!I can manage our time and I am sure that it will be good for both of us if you come in this time. but for how long can you stay in Ukraine?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;a little bit about our project: it is ET project "English Marathon".we made it (actually it will be the 3d time we provide it) because we want our children/adults to improve the quality of their English language..because of this we provide a lot of Discussion Clubs and conferences there...I think it is really great...I hope,cause I am OCP,hahaha=) there were a lot of trainees from the whole world!Just one month ago there was a girl from Singapore-Diana Dawidson (former LCP).we like her so much!!!!!!!!!!!and now there are trainees from Switzerland,Canada,Colombia and India.. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;You don't have to pay for your appartments-we will find some flat for you and your TN taker will pay for it.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;you'll receive your salary (min 300$,it is OK for our country=) and work 20 hours per week but if it will be OK for you to work more you'll receive more per month...it is up to you=)))&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;another benefits:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;we have some good partners.And among them: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;1.a restaurant of ukrainian food (it is very tasty,believe me),where all trainees can be at the weekends 3 times per day&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;2.a cinema (English cinema)that trainees can visit for free every Friday&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;3.coffee-cafe where you can drink tea/coffee for free every sunday&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;4.tour agency that provide 1 free trip in Ukraine...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I hope it is not bad=)))&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;if to say about methods at school:you can make your own programme of the lessons and you can choose with what group you want to work (children 6-14 or 14-17 years old).There are also a lot of methodological materials in the school that you can use. also you'll have your personal workplace, access to enternet and cellphone so you can easy to be in contact with everyone. At the school (where I want you to work) you'll have free breakfast and lunch. believe me you will be full for the whole day=)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;we have one guy from Canada now...when he came we were surprised how much he ate...we were afraid that it would be not enough for him but he said that so much he even didn't eat at home,hahaha=)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;so it will be OK with the school also,we use to make a lot of parties,Global Villages and so on for our trainees...I can give you e-mails of some our trainees and you can ask them too...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I hope I gave you answers on your questions...If you have more-just ask me!!!!=)))&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;hope to speak with you tomorrow!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;bye&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Anastasiya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bahasa Inggrisnya tidak terlalu bagus ya? Hehehe...jadi, pede ajalah! Tentu saja akan lebih baik kalau bahasa Inggris kita mantap. Mungkin saya sedang beruntung waktu itu, karena saya ditawari untuk mengajar bahasa Inggris lagi pada sore/malam harinya. Ini dia imel keberuntungan itu:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Date: Tue, 2 Oct 2007 14:22:40 +0300&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;From: "Anastasiya Belous" &lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;To: "Indradya SP" &lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Subject: Re: From Indra-Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;wwwooowww!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;our TN taker agreed to employ you!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;they like your CV and hope that you'll show good performance toward the students...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;but the only one their ask is that you have to prepare your Educational plan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;you will work with the students from14 to 17 years old.OK?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;and even more:your salary will be higher that I said you before.It will be 300$ and if you want you can work additional hours at another school at the evnings and earn additional 250$.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;it is OK for us if at first you'll arrive till the end of May...it is very good=)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;tonight we will add this TN form to Insight.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;I'll send you it.and if you really decided to arrive you can match it.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Is it OK for you? or you have more questions to me?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;so,I'll send you our TN form and if you can you can put it on match tonight.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;you have to cheack up your embassy website and say me what do you need for visa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;and ATTENTION: you don't need Working visa.you have to apply for Student or Science visa...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;about it we can speak later!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;oh I am so happy if you'll arrive!!!!=))))&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;wait for your answer!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com style="font-style: italic; "&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;bye&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;3. Kalau kita tidak punya cukup biaya untuk pergi ke negara-negara yang jauh, realistis saja: cari yang dekat-dekat, seperti negara-negara di Asia Tenggara, Asia Timur, atau Australia. Jangan lupa tadi itu: apakah gajinya mampu menutupi biaya pengeluaran kita (minimal biaya tiket pesawat). Saran saya: coba cari internship yang durasi waktunya cukup lama, antara 6-12 bulan, kalau memang memungkinkan. Itu bagus untuk menguji kekuatan kita tinggal di negeri orang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;4. Bagi yang memilih bidang Development Traineeship (DT), terimalah fakta bahwa di bidang ini kepedulian dan keterampilan sosial kita lebih dituntut daripada soal gaji. Biasanya TN Taker (yang kebanyakan NGO) hanya menyediakan akomodasi, gaji tidak pernah lebih dari US$ 100, itu sudah termasuk besar. Lebih banyak TN yang tidak menggaji. Dulu, saya resminya memang ‘terdaftar’ di bidang ini. Tapi setelah berhitung-hitung dan pikir-pikir lagi, saya memutuskan banting setir dan pindah ke bidang Education Traineeship (ET) dan mulai mencari-cari tawaran pekerjaan di TN Taker List sebagai guru bahasa Inggris. Toh saya mampu. Latar belakang pendidikan saya yang Sastra Perancis UGM ‘hanya’ memungkinkan saya memilih bidang ET dan DT. MT dan TT jelas tidak mungkin. Biasanya untuk bidang ET ini kita dituntut punya pengalaman mengajar. Jangan lupa juga: pastikan bahasa Inggris kita memang keren punya dan bebas aksen, soalnya ada kemungkinan kita akan diwawancara via sambungan telepon internasional atau Skype. Jadi bagi kalian yang medhok, yah wallahualam. Untungnya, dulu saya sempat dapat pekerjaan sebagai guru bahasa Indonesia untuk orang asing di Berlitz Language Center, Jakarta. Jadi selain dapat pengalaman mengajar (juga gaji untuk menambah biaya keberangkatan), saya juga punya kesempatan membiasakan diri berbahasa Inggris dengan para bule guru bahasa di sana. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;5. Bagi yang memilih bidang Technical (TT) atau Management (MT), bergembiralah. Bidang-bidang ini menjanjikan uang yang cukup. Sebenarnya, ET juga kok. Tapi jangan lupa, bukan uang yang jadi tujuan utama kita. Saya membicarakan uang dan gaji di sini dengan maksud untuk meminimalkan pengeluaran kita untuk pulang pergi ke negara tujuan, itu saja. Anggap saja uang yang kita keluarkan itu adalah biaya yang harus kita bayar untuk ‘belajar tentang kehidupan’. Lebih baik mimpikanlah pengalaman tak ternilai tentang bekerja dan hidup di luar negeri, berinteraksi dan beradaptasi dengan budaya dan masyarakat yang belum pernah kita kenal sebelumnya. Di sini kita dituntut mempunyai kemandirian dan (paling tidak) jiwa backpacker. Apa pula ini? Nanti saya jelaskan di tulisan bagian kedua. Tunggu saja!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;- Indradya SP&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mantan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;trainee&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dari AIESEC LC Undip di Dnipropetrovsk, Ukraina (Januari-Juli 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;NB: Silakan tulis pertanyaan di bagian &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Comment&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; kalau ada pertanyaan, nanti akan saya jawab di blog JOS ini juga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;br /&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;stasya05@xxxx.com&gt;&lt;deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/deschooling_society@xxxx.com&gt;&lt;/stasya05@xxxx.com&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-7772682674779038455?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/7772682674779038455/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/03/tips-internship-untuk-aiesecer-bag-i.html#comment-form' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/7772682674779038455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/7772682674779038455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/03/tips-internship-untuk-aiesecer-bag-i.html' title='Tips Internship untuk AIESECer (Bag. I)'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/THdaUFdMJTI/AAAAAAAAAPY/79Cx3LTPgkA/s72-c/Ukrainian+sisters.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-5649125736974309354</id><published>2009-03-06T18:13:00.013+07:00</published><updated>2010-08-26T13:12:46.203+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial-Politik'/><title type='text'>Pemilu = Dagelan Lima Tahunan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Negarawan adalah politisi yang menempatkan dirinya untuk berbakti kepada negaranya. Politisi adalah negarawan yang menempatkan negara untuk berbakti kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Georges Pompidou (1911 – 1974), mantan Presiden Perancis&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Menjelang Pemilu Legislatif tanggal 9 April nanti, tensi politik nasional kita semakin panas saja rasanya. Manuver-manuver politik yang lebih mirip dagelan juga semakin marak. Dan berhubung sistem pemilihan diubah sedikit, kita nanti tidak akan mencoblos atau memilih partai lagi, melainkan memilih langsung individu yang dicalonkan sebagai anggota legislatif. Cara memilih pun tidak lagi dengan cara mencoblos/melubangi gambar, melainkan memberi tanda contreng/centang pada nama calon anggota legislatif (caleg) yang kita pilih. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Walhasil, dengan sistem memilih orang seperti pada Pemilu tahun ini, jalan-jalan di seluruh negeri banjir ini dibanjiri dengan poster-poster para caleg yang mempromosikan diri untuk mendapatkan suara kita, rakyat, yang konon sangat berharga itu. Suasana seperti ini terus terang membuat saya sebal dan muak. Sebal karena jalan-jalan jadi kotor oleh jutaan poster, baliho, spanduk, atau stiker bergambar caleg yang difoto dengan gaya formal dan sok suci itu. Keluar rumah sedikit saja, wajah-wajah para pengharap kursi politik itu sudah menyerbu. Muak karena nyaris semua gaya poster itu sama saja: yang laki-laki dengan jas dan dasi, atau dengan baju batik dan peci, serta tidak lupa menghias wajah mereka dengan seulas senyum khas koruptor, atau malah dingin tanpa senyum sama sekali. Yang perempuan, kalau tidak berjilbab, ya memamerkan wajah cantik dan senyum manis mereka. Selebihnya adalah jargon-jargon, janji-janji, atau kontrak politik. Tidak lupa: gelar-gelar akademis yang entah asli atau ‘bajakan’. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Politisi di mana-mana sama saja. Mereka berjanji membangun jembatan, bahkan ketika tidak ada sungai sekali pun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Begitu kata Nikita Krushchev, mantan Perdana Menteri Soviet (1958-1964). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mungkin karena gaya yang nyaris seragam itu, ada pula beberapa caleg yang secara ‘kreatif’ / &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;nyeleneh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; membuat desain yang berbeda, atau memuat tulisan yang diharapkan akan membuat para caleg yang tidak terkenal menjadi mudah dikenal masyarakat. Contoh, di bawah ini ada poster yang menambahkan tulisan ‘Papanya Cynthia Lamusu’. Kata istri saya, Cynthia ini adalah salah seorang penyanyi grup AB Three. Saya, sih, sudah pasti tidak kenal. Motifnya mudah ditebak: setidaknya para penggemar Cynthia akan mau memilih papa artis pujaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5310032301630573090" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SbEGPpyKSiI/AAAAAAAAAKY/pdq0SgsirEw/s320/bw+anak.jpg" border="0" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, ada pula yang membeberkan silsilah keluarganya yang agaknya ningrat itu. Lihat saja poster di bawah ini. Motifnya juga mudah ditebak: sebagai keturunan ningrat dan sebagai anggota keluarga yang konon terhormat, si caleg mengharapkan masyarakat untuk memilihnya karena kredibilitasnya ‘meyakinkan’.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5310032753375481378" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SbEGp8qijiI/AAAAAAAAAKg/flvg8Xa_Dak/s320/turunan.jpg" border="0" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mungkin karena sama muaknya dengan saya akibat melihat gaya poster yang itu-itu saja, caleg di bawah ini ingin tampil beda, tetapi sama. Sama dengan siapa? Ya Superman! Jargonnya, ‘&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;The Power of Creativity&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;’, tidak menjelaskan apa pun tentang program atau cita-cita politik si caleg, selain ‘kreativitas’ desain yang bisa membuat terbahak siapa pun yang melihatnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5310036558695183106" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SbEKHcldMwI/AAAAAAAAAKw/OqDjpX2Ezno/s320/kepedean.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Gaya-gaya seperti caleg-caleg di atas membuat saya berpikir: apakah mereka serius ingin memperjuangkan aspirasi rakyat? Poster-poster yang demikian justru lebih mirip iklan pertunjukan sirkus yang lumayan bikin nyengir di tengah kemacetan lalu lintas yang sama memuakkannya dengan para politisi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Semuanya berubah. Orang mulai menganggap bahwa pelawak itu serius, dan politisi itu lelucon.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; Begitu kata Will Rogers (4 November 1879 – 15 Agustus 1935), seorang koboi, pelawak, komentator sosial, dan aktor asal Amerika Serikat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Satu yang harus diingat: ongkos politik bagi seorang caleg agar terpilih menjadi anggota DPR/DPRD sangat besar, bahkan mungkin bisa mencapai miliaran rupiah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Koran Tempo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dalam satu laporannya tanggal 1 Maret 2009 melansir bahwa seorang caleg bernama Ade Daud Nasution dari Partai Amanat Nasional (PAN) mengeluarkan sedikitnya 1,5 miliar untuk biaya sosialisasi dan promosi. Ia bahkan berpromosi (saya enggan menggunakan kata ‘kampanye’) hingga ke Malaysia. Dan orang semacam ini tidak sedikit. Koordinator Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia. Sebastian Salang, bahkan memperkirakan modal caleg untuk bisa mendapat kursi di Senayan bisa mencapai lima milyar rupiah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dengan ongkos politik yang fantastis itu, saya agak ragu dengan ketulusan mereka berjuang menyejahterakan rakyat negara ini. Begitu mereka menang nanti, sudah pasti mereka akan cenderung berpikir untuk mengembalikan modal yang sudah dikeluarkan. Caranya banyak: minta uang suap, memperjuangkan dana ini-itu bagi anggota DPR, korupsi proyek ini-itu, dll. Bisa saja Anda berargumen: uang modal ‘kan bukan hanya dari kantong mereka? Bisa juga dari simpatisan dan organisasi pendukung mereka? Yeah, bisa saja. Tapi apakah semua penyokong dana itu memberi dukungan dana tanpa pamrih sedikit pun? Agak tolol kalau Anda bilang ‘ya’. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bagaimana dengan fatwa MUI yang mengharamkan golput? Persetan—MUI kok didengerin. Yang paling enak sebenarnya begini saja: yang mencentang (ingat, bukan lagi mencoblos) silakan datang ke TPS, jangan dilarang dan dipengaruhi. Dengan sosialisasi yang mepet, jumlah suara yang tidak sah diramalkan akan membludak. Belum lagi yang menyatakan golput sejak awal. Yang mau golput juga jangan dilarang. Mereka ini orang-orang yang sadar bahwa mereka sudah sering ditipu. Bagaimana dengan saya? Lho, Anda kan sudah membaca tulisan saya ini, dengan tiga contoh poster norak para caleg haus kekuasaan! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Oya, jangan lupa ini: lima hari setelah KPK bersama para pemimpin politik dari partai-partai peserta Pemilu mengikrarkan perang melawan korupsi, KPK menangkap Abdul Hadi Djamal, anggota Komisi V DPR. Dia mengaku menerima 90.000 dolar AS dari pegawai Departemen Perhubungan, Darmawati, sebagai uang suap yang terkait dengan penambahan dana untuk pembangunan dermaga di kawasan Indonesia Timur. Dari hasil pemeriksaan sementara, AHD mengaku pula bawa sebelumnya ia telah menerima Rp 1 miliar pada 27 Februari 2009. Tuh, kan? Hahaha!! Mungkin seandainya wajah di bawah ini ikut &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;nyapres&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, angka golput bisa dikurangi. Coba tebak, wajah siapa ini? Hehehe....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311077118230946706" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SbS8f-7cY5I/AAAAAAAAAK4/-SErF-tMhmI/s320/tukul+x-men.jpg" border="0" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-5649125736974309354?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/5649125736974309354/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/03/pemilu-dagelan-lima-tahunan.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/5649125736974309354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/5649125736974309354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/03/pemilu-dagelan-lima-tahunan.html' title='Pemilu = Dagelan Lima Tahunan'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SbEGPpyKSiI/AAAAAAAAAKY/pdq0SgsirEw/s72-c/bw+anak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-9099738520770703605</id><published>2009-02-11T17:45:00.014+07:00</published><updated>2010-08-26T13:11:01.147+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><title type='text'>Slumdog Millionaire</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SZK0yvn1iTI/AAAAAAAAAKA/K4q9BySTZko/s1600-h/slumdogaward.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301498495238506802" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 265px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SZK0yvn1iTI/AAAAAAAAAKA/K4q9BySTZko/s320/slumdogaward.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Judul : Slumdog Millionaire&lt;br /&gt;Produksi : 2008&lt;br /&gt;Pemain : Dev Patel, Freida Pinto, dll.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tahu acara kuis &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Who Wants to be a Millionaire&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;? Waktu acara ini masih ditayangkan di televisi, saya cukup sering menontonnya. Selain bikin penasaran dengan pertanyaan-pertanyaannya yang menantang pengetahuan otak kita, saya juga terkadang berkhayal menjadi salah satu pesertanya dan berhasil memenangi satu milyar rupiah, kemudian sibuk berpikir akan diapakan uang sebanyak itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Film &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Slumdog Millionaire &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;mengangkat acara &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Millionaire&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; ini sebagai benang cerita utama. Diawali dengan gambar Jamal, seorang asisten penerima telepon di sebuah perusahaan telekomunikasi di Mumbai, India, yang diinterogasi polisi sehubungan dengan kemenangannya di acara kuis terkenal itu. Sang inspektur polisi memutar rekaman acara itu dan menanyai Jamal tentang bagaimana seorang yatim piatu miskin sepertinya bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang seorang profesor pun belum tentu bisa menjawabnya. Tapi Jamal bisa berargumen dengan cara menanyakan pertanyaan sepele yang seharusnya diketahui polisi, seperti siapa pencuri sepeda salah satu anak buahnya, dan sang inspektur ternyata tidak bisa menjawabnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Setiap pertanyaan yang diajukan Amitabh Bachchan, sang pembawa acara &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Millionaire&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; India, membawa cerita ke gambar-gambar kilas balik setiap fase kehidupan Jamal. Ternyata, jawaban-jawaban Jamal bukan karena pengetahuan atau kecerdasannya, tapi karena rentetan pengalaman pahit dan keras sejak masa kecilnya yang membekas kuat di dalam benaknya. Kilas balik film mengisahkan ibu Jamal yang tewas dalam pembantaian kaum Hindu yang sedang menyerang sebuah kampung Muslim. Ia dan Salim, kakaknya, dan Latika, gadis cilik pada akhirnya lolos dari kerusuhan itu. Latika ini pada akhirnya menjadi alasan utama Jamal untuk bisa ikut kuis &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Millionaire&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, agar ia mudah ditemukan oleh gadis itu. direkrutnya kakak beradik Salim-Jamal oleh Maman, penjahat yang memanfaatkan anak-anak jalanan untuk mengemis, sampai ia mandiri menjadi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;office boy&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; di sebuah universitas dan perusahaan telekomunikasi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saat jeda iklan, sang pembawa acara—yang geram dengan keberhasilan Jamal yang tinggal sejengkal lagi menjadi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;millionaire&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;—sempat memberi tahu jawaban pertanyaan terakhir kepada Jamal di toilet, walaupun pada akhirnya Jamal menolak jawaban palsu itu dan akhirnya menang. Dalam dunia nyata, pemandu kuis ini adalah Amitabh Bachchan, namun dalam film ini diperankan oleh orang lain yang mirip dengannya. Citra Bachchan yang legendaris kabarnya tidak mau dirusak oleh sifat buruk sang pemandu kuis yang jahat dalam film ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301496236975117474" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 213px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SZKyvS741KI/AAAAAAAAAJ4/uxX8hDdI2Gk/s320/slumdog-millionaire-fl-02.jpg" border="0" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kepiawaian menjawab pertanyaan kuis super sulit ini menjadikan sang "Tantowi Yahya" India ini menjadi berang. Ia pun mulai geram dengan kelakuan Jamal yang selalu bisa menjawab pertanyaan-pertanyaanya. Itu pula sebabnya ia memanggil sang inspektur karena yakin Jamal bermain curang, mungkin dengan memakai mikrofon tersembunyi atau apa pun. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Film arahan sutradara Danny Boyle ini banyak mengambil gambar-gambar kawasan kumuh Mumbay, yang bagi penonton Indonesia dijamin akan mengingatkan pada situasi yang sama dengan, terutama, Jakarta: perkampungan liar, kakus di atas sungai penuh sampah dan kotoran manusia, dll. Dev Patel, aktor amatir muda Inggris keturunan India, berhasil memerankan tokoh Jamal dengan apik dan meyakinkan. Begitu pula akting anak-anak jalanan asli yang memerankan Jamal dan Salim waktu kecil. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tak heran jika film ini diganjar banyak penghargaan atau masuk nominasi beberapa ajang penghargaan film internasional, seperti memenangi lima dari enam penghargaan Critic’s Choice Award; masuk nominasi Golden Globes, termasuk kategori Fim Drama Terbaik; masuk sebelas nominasi BAFTA Awards dan sepuluh kategori Academy Awards. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Meskipun demikian, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Slumdog Millionaire &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;juga menjadi sasaran kritik yang mengatakan bahwa film ini mewakili stereotip Barat terhadap kemiskinan di India, termasuk penggambaran yang kurang tepat atas kaum Hindu, serta mengeksploitasi anak-anak jalanan India yang tinggal di kawasan kumuh Mumbai. Sekadar catatan, bocah-bocah di film memang betul diperankan anak-anak jalanan asli. Tapi mereka pun mendapat berkah dengan adanya beasiswa untuk pendidikan sekolahnya dan sejumlah uang yang sudah menanti saat mereka dewasa nanti. Sang sutradara merasa perlu membayar sebagian honor mereka saat mereka sudah besar nanti. Mungkin kemiskinan warga Mumbai yang mendasari pemikiran itu, karena berapa pun uang yang didapat saat ini, bukan mustahil hanya akan habis tanpa sempat dinikmati oleh sang bocah di saat mereka betul-betul memerlukannya suatu hari nanti.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sampai artikel ini diturunkan, film &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Slumdog &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;hanya diputar di Blitz Megaplex Jakarta. Tapi jika Anda tahu lapak DVD bajakan terdekat yang bagus, segeralah mampir ke sana. Bagi Anda yang suka film berbobot, inilah film yang amat saya rekomendasikan untuk awal tahun 2009 ini. Tapi kalau Anda sok borju dan gampang muntah melihat potret kemiskinan, lebih baik enyah sajalah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-9099738520770703605?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/9099738520770703605/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/02/slumdog-millionaire.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/9099738520770703605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/9099738520770703605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/02/slumdog-millionaire.html' title='Slumdog Millionaire'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SZK0yvn1iTI/AAAAAAAAAKA/K4q9BySTZko/s72-c/slumdogaward.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-721839378459483285</id><published>2009-02-02T18:10:00.014+07:00</published><updated>2010-08-26T13:09:32.620+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sehari-hari'/><title type='text'>Maraton Makan Gratis!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SYblfDw2xmI/AAAAAAAAAJo/JobM4lz8-2k/s1600-h/DSCN4663.JPG"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298174333396895330" style="WIDTH: 250px; CURSOR: hand; HEIGHT: 188px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SYblfDw2xmI/AAAAAAAAAJo/JobM4lz8-2k/s320/DSCN4663.JPG" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;BERLITZ DAY OUT: BANDUNG!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Entah kenapa, bulan Januari lalu Tuhan sedang berbaik hati kepadaku. Seminggu sebelum aku pindah ke Bandung secara kebetulan kantor lamaku mengadakan acara Berlitz Day Out: jalan-jalan ke Bandung untuk makan-makan dan berbelanja. Sesampainya di Bandung, segera menuju kawasan wisata Gua Jepang dan Gua Belanda. Pemandangan di sana memang indah dan menyegarkan mata. Setelah lelah jalan-jalan, kami menuju restoran Congo di kawasan Dago Pakar untuk makan siang. Di sini, sebelum makan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;steak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; porsi jumbo jet, aku didaulat untuk menyampaikan 'pengunduran diri' dari Berlitz karena aku akan segera pindah ke Bandung setelah mendapat pekerjaan baru. Setelah makan siang, kami mampir ke kawasan Jl. Dago untuk belanja-belanji di FO. Berhubung aku akan segera menjadi warga Bandung, sepertinya acara belanja ini kupandang tak perlu...hehehe! Yang jelas, seharian itu sangat menyenangkan, dan kebetulan sangat pas dengan rencana kepindahanku ke Bandung. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Anyway&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, selama kira-kira 1,5 tahun bekerja di Berlitz sebagai guru bahasa Indonesia untuk orang asing sangat menyenangkan! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SYbpz7E2TwI/AAAAAAAAAJw/lX3O8D_N4Uk/s1600-h/DSCN4696.JPG"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298179089888595714" style="WIDTH: 261px; CURSOR: hand; HEIGHT: 172px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SYbpz7E2TwI/AAAAAAAAAJw/lX3O8D_N4Uk/s320/DSCN4696.JPG" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sejak resmi pindah ke Bandung, setiap hari Minggu, berturut-turut selalu saja ada acara makan-makan gratis. Dimulai dari hari Minggu (25/1), Mita, seorang teman berprofesi sama tapi berbeda perusahaan, melangsungkan pernikahannya dengan seorang jejaka asal Magelang. Resepsi dilaksanakan di sebuah gedung serba guna persis di depan rumah Mita di kawasan Bale Endah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus diakui, ini adalah pesta resepsi yang hebat, apalagi kalau dilihat dari segi makanan (!). Selain makanan katering standar di dalam gedung, di halaman gedung berjejer stan-stan makanan yang membuatku menjerit-jerit gembira: ada stan nasi kebuli, kambing guling, pempek, sate padang, mi kocok, baso tahu, sampai zupa-zupa. Semua stan makanan itu kusambangi, dan terus terang harus kuakui: semuanya enaaaaaaaakk!!! Selamat ya Mit! Semoga dapat mewujudkan keluarga yang rukun dan banyak rezeki. Resepsinya makyuuss!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298165934512585458" style="WIDTH: 248px; CURSOR: hand; HEIGHT: 168px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SYbd2LeyuvI/AAAAAAAAAJI/YJlBQx_HYwc/s320/DSCN4697.JPG" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ini dia foto istriku yang tampak pasrah melayani nafsu makan bejat suaminya, anggota Pelahap Maut, yang sedang berkeliling ke stan-stan makanan, karena takut kehabisan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SYbfEz_gpKI/AAAAAAAAAJQ/wWB_DpY6dP0/s1600-h/DSCN4702.jpg"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298167285417026722" style="WIDTH: 189px; CURSOR: hand; HEIGHT: 272px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SYbfEz_gpKI/AAAAAAAAAJQ/wWB_DpY6dP0/s320/DSCN4702.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dan ini fotoku sedang sibuk membantai semangkok mi kocok porsi kesekian. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari sesudahnya, Senin (26/1), teman kami yang hiper cerewet bernama Sugi, memenuhi janjinya untuk mentraktir kami. Walhasil, di warung bakso di belakang BIP, dua mangkuk bakso urat segera kuhajar habis. Kalau saja tidak melihat ekspresi panik Sugi, mangkuk ketiga pasti sudah kupesan...hahaha!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SYbhV5lU_MI/AAAAAAAAAJY/CStYMdZZwvo/s1600-h/DSCN4714.JPG"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298169777998855362" style="WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SYbhV5lU_MI/AAAAAAAAAJY/CStYMdZZwvo/s320/DSCN4714.JPG" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ini dia foto kami setelah makan bakso, lagi makan roti Boy yang maknyus itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya, Nury, seorang teman istriku mengundang kami untuk datang ke rumahnya. Waktu itu ada acara &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;farewell party &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;yang diadakan untuk melepas kepergian adiknya, Cherry,yang akan terbang ke Perth, Australia untuk studi di sana. Hidangan yang disediakan tak main-main: menu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;barbeque &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;lengkap dengan acara bakar-bakarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SYbiSoagb9I/AAAAAAAAAJg/UtiS8X7tfzE/s1600-h/DSCN4724.JPG"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298170821362085842" style="WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SYbiSoagb9I/AAAAAAAAAJg/UtiS8X7tfzE/s320/DSCN4724.JPG" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Walhasil, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;steak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, sosis, kentang goreng, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;lasagna&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, dan iga bakar segera kuhajar habis tak bersisa seakan tak mau rugi. Pulanglah kami malam itu dengan perut kekenyangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Minggu (1/2), secara agak mendadak kembali ada undangan makan-makan. Kali ini datang dari Adim dan Popi, teman-teman kuliah istri saya, di restoran D'Palm di kawasan Jl. Banda. Restoran mewah yang tak bakalan kami sambangi sendiri ini (berhubung harganya yang tidak ramah) menyediakan menu masakan Sunda. Agar tidak mengecewakan si pengundang yang sedang berulang tahun ke-29, tak lama setelah makanan dihidangkan, nasi liwet plus ayam bakar lalap dan karedok segera aku eksekusi hingga tandas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh hebat, sejak diterima bekerja di Mizan, undangan makan gratis mengalir bagai lomba lari maraton: berturut-turut. Entah siapa lagi yang mau mengundangku makan-makan di minggu-minggu berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh kilogram yang hilang setelah aku kembali dari Ukraina sepertinya akan segera kembali. Agak menguatirkan, sebenarnya... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3352881713753212325-721839378459483285?l=indradya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indradya.blogspot.com/feeds/721839378459483285/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/02/maraton-makan-gratis.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/721839378459483285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3352881713753212325/posts/default/721839378459483285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indradya.blogspot.com/2009/02/maraton-makan-gratis.html' title='Maraton Makan Gratis!'/><author><name>Indradya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15317400243754729502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SSTMbdAIZsI/AAAAAAAAAB4/CG_nsneVdfA/S220/Thinking.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_m39l4kgu5So/SYblfDw2xmI/AAAAAAAAAJo/JobM4lz8-2k/s72-c/DSCN4663.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3352881713753212325.post-6055430105167844559</id><published>2009-02-01T15:14:00.007+07:00</published><updated>2010-08-26T13:03:22.199+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial-Politik'/><title type='text'>Merdeka dari Tirani Angkot</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pernahkah kau begitu muak dengan sistem transportasi di negara ini? Kalau ada hari ketika aku merasa terbebas dari busuknya pengelolaan transportasi publik, hari itu adalah Sabtu (24/1) lalu. Aku tiba di Bandung dari Jakarta pada tengah hari, pulang ke rumah kontrakan, dan pada jam tiga sore yang mendung itu aku mendapat telepon dari Herona Express yang mengabarkan bahwa sepeda motorku sudah dikirim dan bisa diambil di stasiun Bandung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Selama tinggal di Bandung (yang hanya pada akhir pekan saja), aku terpaksa menggunakan angkutan kota (angkot) sebagai alat transportasi untuk bepergian. Tentu saja, seperti dirasakan banyak pengguna lain, naik angkot seringkali membuat hatiku kesal. Supir angkot yang sering &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ngetem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, tarif yang tidak jelas (tergantung supirnya, kadang untuk rute dan jarak yang sama tarifnya bisa berbeda), supir kebut-kebutan, dan banyak lagi. Di Bandung, masalah angkot ini kadang menjadi tak masuk akal. Pernahkah kau melihat angkot berjalan mundur? Entah di kota lain, tapi di kota ini, segera setelah kau naik, angkotnya bisa jadi akan berjalan mundur. Biasanya untuk “menjemput” calon penumpang di sebuah gang atau pengkolan jalan. Di tengah jalan pun hal ini masih sering berulang. Ketika angkot melewati sebuah tikungan, bisa saja tiba-tiba saja supirnya berhenti dan memundurkan mobilnya, membunyikan klakson noraknya dan menjerit-jerit menyebut nama rutenya untuk memastikan apakah orang yang sedang menuju ke arah kami akan naik atau tidak. Yang mengesalkan, kadang kami harus menunggu beberapa saat hanya untuk mengetahui bahwa orang itu tidak naik. Tentu saja ini bukan salahnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kadang aku berpikir bahwa jauh di bawah sadar supir angkot itu mereka merasa bahwa penumpanglah yang membutuhkan mereka, bukan sebaliknya. Pikiran macam itu membuat mereka memperlakukan penumpang secara semena-mena. Membayar kurang dari ‘tarif’ (tidak ada ukuran yang jelas untuk hal ini. Semua berdasarkan kebiasaan dan otoritas sang supir) berisiko diteriaki oleh supir dan diminta membayar kekurangannya. Belum lagi soal ngetem, jangan ditanya. Hal ini pastinya disebabkan oleh sistem setoran, sebuah sistem yang hanya dipakai oleh negara-negara yang mengelola sistem transportasinya dengan cara kuno. Sistem ini mendorong supir angkot untuk dengan angkuh dan sembrono &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ngetem &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" st
